Invention

Pohon Surya Electrees Asli Malang Kebanggan Indonesia

Lima mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) Malang menciptakan pohon surya Electrees. Karya ini adalah prototipe perangkat pohon elektrik tenaga surya sebagai solusi penyerapan udara menggunakan silica aerogel.

Penemuan pohon elektrik ini berawal dari keprihatinan mahasiswa tersebut terhadap polusi udara yang disebabkan kebakaran hutan di sejumlah daerah. Karena kondisi serupa terus terulang, mereka terinspirasi membuat pohon elektrik ini.

Selain Fatahillah, empat mahasiswa Fakultas Teknik yang bergabung dalam tim tersebut adalah Hasan (Teknik Elektro), Rosihan Arby Harahap (Teknik Elektro), Lutfiyatul Maftukhah (Teknik Industri), dan Hafiz Tandiyanto Putra (Teknik Kimia). Tim Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) yang menciptakan pohon elektrik tersebut mendapat dana dari Dikti.

Pohon Surya Electrees

 

Cara Kerja Pohon Surya Electrees

Prinsip kerja alat ini terdiri dari dua sistem. Sistem pertama adalah fotosintesis untuk menghasilkan energi listrik secara mandiri, sedangkan yang kedua adalah sistem respirasi yang berfungsi mengisap polusi udara berupa CO2 ataupun CO.

Sistem fotosintesis ini terdiri dari panel surya yang berfungsi mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik. Energi listrik inilah yang digunakan untuk memberikan tenaga kepada perangkat. Daya keluaran yang dihasilkan oleh alat ini sekitar 30 Watt.

Pohon elektrik yang juga dilengkapi dengan lampu ini berfungsi sebagai penerangan di malam hari. Sementara sistem kedua adalah sistem respirasi yang terdiri dari silica aerogel berbentuk granul sebagai media absorbsinya. Fungsinya untuk menyerap dan mengendapkan CO2 ataupun polusi udara lainnya dan membiarkan udara bebas keluar melewatinya.

Silica aerogel mempunyai kapasitas penyerapan 1,2 gCO2/gadsorbent. Dibanding zat lain yang berfungsi serupa, seperti karbon aktif dan zeolit, silica aerogel lebih besar daya serapnya. Prototype electrees ini memiliki 500 gr silica aerogel.

Kelebihan lainnya adalah, ketika silica aerogel telah menyerap CO2 sampai titik jenuh, pengguna hanya perlu memanaskan kembali dan siap dipergunakan kembali.

Pengoptimalan Produksi Energi dengan Tracking System

Saat ini tim sedang bekerja keras untuk mengembangkan tracking system perangkat agar energi yang ditangkap dari sinar matahari lebih efektif. Dan tim itu optimistis bahwa dalam waktu dekat tracking system dapat difungsikan.

Ketika pagi hari tracking akan menghadap timur, lalu mengikuti matahari sampai sore hari. Ketika sore hari, akan lurus menghadap ke atas. Ketika posisi tegak lurus, lampu akan menyala selama satu malam. Sehingga akan memaksimalkan produksi daya panel surya.

Apa komentar anda?

five × 3 =

Ingin Pasang Panel Surya?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan informasi seputar pemasangan sistem listrik surya
Alamat Email
Aman & Rahasia