Energy

Program Surya Pemerintah : PLTS Terpusat

Perkembangan teknologi sistem panel surya sangat pesat dalam beberapa tahun belakangan ini. Tingkat efisiensi yang semakin tinggi dengan investasi yang semakin murah menyebabkan pengadaan barang dan jasa sistem PLTS semakin efektif dan efisien.

PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) telah berkembang di Indonesia semenjak 1980an, namun aplikasi PLTS terpusat mulai banyak diaplikasikan semenjak 2000an. Aplikasi ini banyak digunakan untuk lokasi yang belum tersedia akses listrik dari PLN.

Aplikasi PLTS Terpusat

PLTS Terpusat adalah pembangkit listrik yang menggunakan tenaga surya sebagai sumber energinya dan mampu digunakan untuk banyak pengguna dalam sekali waktu. Hal ini dikarenakan PLTS terpusat memiliki sistem pembangkit yang tersentralisasi dengan jarak jangkauan paling jauh maksimal 4000 km.

Program Surya Pemerintah : PLTS Terpusat

PLTS Terpusat memiliki pusat pembangkit, yang terdiri dari Solar Array (Susunan Panel Surya) dan Solar Power House (Rumah Pembangkit), dan Jaringan, yang terdiri dari jaringan distribusi dan jaringan rumah tangga.

Pusat pembangkit berfungsi untuk meletakkan susunan panel surya dan menyimpan semua komponen produk lainnya dalam sebuah rumah pembangkit. Singkatnya di pusat pembangkit, lisrik dihasilkan, dan siap disalurkan kepada pengguna.

Pada jaringan, listrik akan disalurkan seperti layaknya jaringan distribusi PLN. Pengguna dapat menggunakan listrik untuk keperluan penerangan dan alat elektronik rumah tangga lainnya. Namun yang menjadi perbedaan adalah kWh meter di PLTS terpusat berfungsi untuk menyediakan daya harian dan memutus listrik jika konsumsi sudah mencapai batas maksimal. kWh meter akan mengisi ulang daya pada keesokan harinya, untuk digunakan kembali.

Sistem panel surya dengan tipe Off Grid

Jenis PLTS terpusat yang digunakan dalam program surya pemerintah mayoritas adalah jenis Off Grid, namun belakangan, di 2015, mulai banyak implementasi program grid tie dengan konsep roof top. PLTS jenis Off Grid, memiliki baterai untuk penggunaan mandiri, sementara grid tie membutuhkan PLN untuk dapat berfungsi.

Pada program surya pemerintah, standar penggunaan PLTS terpusat off grid disesuaikan dengan jumlah pengguna yaitu ± 30 rumah dengan daya per rumah ± 300 watt/hari untuk kapasitas pembangkit ± 5 kWp. Standar ini dapat berubah sesuai dengan kebutuhan, dengan variasi 10 – 20%.

Aplikasi sistem off grid di Indonesia

Program surya pemerintah : PLTS sistem terpusat sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat di perbatasan, pulau terluar dan lokasi terpencil lainnya. Dengan komponen pembangkit yang tidak terlalu besar dan dapat diinstalasi dengan mudah, maka pembangunan PLTS terpusat juga tidak memiliki masalah yang cukup signifikan.

Yang perlu menjadi perhatian adalah lokasi pemasangan bebas dari bayangan dan tidak terlalu jauh dari pengguna, sedangkan untuk komponen yang perlu mendapat perhatian lebih hanyalah baterai, karena teknologi baterai yang masih terbatas.

Untuk informasi lebih jauh mengenai desain sistem PLTS, konsultasikan disini!

Apa komentar anda?

four + 2 =

Ingin Pasang Panel Surya?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan informasi seputar pemasangan sistem listrik surya
Alamat Email
Aman & Rahasia