Energy

PLTS Grid Tie Untuk Rumah Tangga

Aplikasi penggunaan solar panel tidak terbatas, termasuk juga dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Untuk jenis aplikasi ini, sistem solar panel yang dapat digunakan adalah jenis PLTS Grid Tie Atau PLTS Hybrid.

PLTS menggunakan energi surya untuk memproduksi energi listrik untuk kebutuhan rumah tangga. Energi surya ditangkap melalui panel surya dan dikelola oleh sebuah komponen kontrol, untuk dapat langsung digunakan oleh rumah tangga.

Aplikasi PLTS Grid Tie Untuk Rumah Tangga

Solar panel untuk rumah tangga dapat menjadi solusi pengembangan pemenuhan kebutuhan masyarakat di kota. Karena aplikasi ini cukup mudah untuk digunakan dan teknologi yang digunakan sudah mampu terhubung dengan penggunaan kapasitas besar sekalipun.

Aplikasi Sistem Grid Tie adalah sistem solar panel untuk rumah tangga yang terhubung dengan utilitas jaringan PLN dan hanya digunakan sebagai dukungan daya bagi koneksi listrik terpasang.

Pada sistem grid tie, PLTS harus terkoneksi dengan PLN untuk dapat bekerja, karena sistem PLTS membutuhkan sinkronasi daya sebagai pemicu sistem bekerja. Oleh karena itu, sistem grid tie ini adalah pilihan paling umum jika ingin menggunakan sistem PLTS yang terkoneksi dengan PLN.

Di Indonesia, koneksi sistem PLTS dengan PLN sudah memungkinkan dengan konsep net metering. Yang perlu diingat adalah daya terpasang PLTS untuk koneksi dengan 1300 VA PLN adalah antara 1000 Wp hingga 1200 Wp, karena PLN hanya membolehkan daya PLTS terpasang kurang atau sama dengan daya PLN terpasang.

Koneksi sistem solar panel dengan Net Metering

Net Metering adalah sebuah sistem layanan, dimana listrik yang dihasilkan oleh sistem pembangkit listrik tenaga surya yang memenuhi syarat di rumah tangga dapat dikoneksikan (dikirim) ke jaringan distribusi PLN, dan dapat digunakan kembali untuk konsumsi oleh rumah tangga tersebut.

Di Indonesia, Net Metering telah diamanatkan oleh PLN dalam Peraturan 0733.K/DIR/2013, yang mewajibkan PLN untuk mengkredit energi yang dihasilkan oleh tenaga surya ke rekening pelanggan. Sehingga pelanggan dapat mengirim (ekspor) produksi listrik harian mereka, dan sekaligus mengkonsumsi (impor) listrik dari PLN untuk digunakan kembali. Untuk menerapkan Metering Net, pelanggan rumah tangga akan dipasangkan alat pembaca meteran listrik 2 arah (kWh Meter EXIM – Expor Impor).

2 Komentar

  1. Jika kita tidak mengiginkan sistem ekspor-impor hanya untuk pemakain sendiri apa harus mengunaka kwh exsim juga ?
    Mohon infonya,
    Salam semangat gogreen .

    Balas
    1. Janaloka Author

      Hai Pak Randy,
      kWh EXIM digunakan jika produksi panel surya grid tie bapak melebihi beban puncak di siang hari, sehingga menghindari pembayaran berlebih karena dianggap produksi daya yang dihasilkan panel surya adalah konsumsi. Namun, jika bapak menggunakan sistem smart grid, bapak dapat tidak menggunakan kWh EXIM secara lebih aman, karena kelebihan produksi dapat disimpan di baterai. terima kasih.

      Balas

Apa komentar anda?

four × 3 =

Ingin Pasang Panel Surya?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan informasi seputar pemasangan sistem listrik surya
Alamat Email
Secure and Spam free...