Solar

Pengaruh suhu operasional pada panel surya

Sebuah modul PV bekerja secara maksimal untuk merubah energi surya menjadi energi matahari pada suhu 25 ° C dengan kapasitas produksi 1 kW/m². Namun, ketika beroperasi di lapangan, panel surya biasanya akan beroperasi pada suhu yang lebih tinggi dan pada kondisi insolation sedikit lebih rendah.

Insolation adalah radiasi matahari yang mencapai permukaan bumi. Hal ini diukur dengan jumlah energi matahari yang diterima per sentimeter persegi per menit.

Untuk menentukan output maksimal daya dari sel surya, sangat penting menentukan suhu operasi yang diharapkan dari modul PV atau NOCT. Nominal Sel Suhu Operasional (NOCT) didefinisikan sebagai suhu yang dicapai oleh sel hubung terbuka (Voc) sesuai dengan kondisi yang tercantum di bawah ini:

  1. Radiasi pada permukaan sel = 800 W/m2
  2. Temperatur udara = 20°C
  3. Kecepatan angin = 1 m/s
  4. Tipe penyangga panel surya = Terbuka dengan ventilasi

Pengaruh suhu operasional pada panel surya

Relasi radiasi matahari dengan perbedaan suhu antara modul dan udara, menunjukkan bahwa konduksi dan kerugian konvektif yang terjadi dipengaruhi oleh insolation radiasi matahari dan kecepatan angin tertentu. Maksudnya pada kondisi tertentu angin dapat membantu membuang panas di panel surya, sehingga optimalisasi produksi tercapai.

NOCT untuk “kondisi terbaik”, “kondisi terburuk” dan “kondisi rata-rata” modul PV ditunjukkan di tabel bawah. Kondisi terbaik termasuk menambahkan desai sirip aluminium di bagian belakang modul yang berfungsi sebagai pendingin dan mengurangi tahanan panas dan meningkatkan luas permukaan untuk konveksi udara.

Pengaruh suhu operasional pada panel surya

Semakin tinggi suhu operasional atau NOCT maka tingkat produksi panel surya akan semakin menurun dan begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, untuk mendapatkan NOCT yang ideal dapat dilakukan dengan dua hal, yaitu desain modul dan desain penyangga modul. Pengaruh suhu operasional pada panel surya cukup besar untuk mempengaruhi kinerja panel itu sendiri.

Desain Material Panel surya pada NOCT

Modul desain, termasuk bahan modul dan kepadatan kemasan, memiliki dampak besar pada NOCT tersebut. Misalnya, permukaan belakang dengan kepadatan material rendah akan menyebabkan tahanan panas berkurang, yang kemudian membuat perbedaan suhu 5°C atau lebih.

Tipe penyangga panel surya pada NOCT

Perpindahan panas konduktif dan konvektif secara signifikan dipengaruhi oleh kondisi pemasangan panel surya. Pemasangan yang langsung pada permukaan atap, misalnya, dengan tanpa sirkulasi udara yang cukup, dapat menaikkan suhu hingga 10°C. Oleh karena itu penting untuk memastikan sirkulasi udara pada saat pemasangan penyangga panel surya.

Apa komentar anda?

two × four =

Ingin Pasang Panel Surya?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan informasi seputar pemasangan sistem listrik surya
Alamat Email
Aman & Rahasia