Tahu Lebih Banyak Mengenai Net Metering
Application IPP

Tahu Lebih Banyak Mengenai Net Metering

net metering

Sekarang ini, isu terhadap penggunaan sistem solar panel bersama dengan jaringan listrik PLN sudah banyak terdengar. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana mengaplikasikan sistem solar panel tersebut dengan koneksi jaringan listrik PLN yang telah terpasang?

Koneksi sistem solar panel dengan Net Metering

Net Metering adalah sebuah sistem layanan, dimana listrik yang dihasilkan oleh sistem pembangkit listrik tenaga surya yang memenuhi syarat di rumah tangga dapat dikoneksikan (dikirim) ke jaringan distribusi PLN, dan dapat digunakan kembali untuk konsumsi oleh rumah tangga tersebut.

Di Indonesia, Net Metering telah diamanatkan oleh PLN dalam Peraturan 0733.K/DIR/2013, yang mewajibkan PLN untuk mengkredit energi yang dihasilkan oleh tenaga surya ke rekening pelanggan. Sehingga pelanggan dapat mengirim (ekspor) produksi listrik harian mereka, dan sekaligus mengkonsumsi (impor) listrik dari PLN untuk digunakan kembali. Untuk menerapkan Metering Net, pelanggan rumah tangga akan dipasangkan alat pembaca meteran listrik 2 arah (kWh Meter EXIM – Expor Impor).

Apa perbedaan Net Metering dengan Feed in Tarif?

Pada dasarnya Feed in Tarif (Fit) dan Net Metering memiliki cara kerja yang sama. Namun, sistem kredit pada FiT memiliki nilai rupiah yang lebih besar, dan dapat diganti dalam bentuk uang. Berbeda dengan Net Metering, yang hanya menggunakan sistem kredit, yaitu nilai kWh produksi akan dikreditkan untuk dikurangai oleh nilai kWh konsumsi.

Secara luas, FiT lebih menguntungkan untuk pengguna, terutama rumah tangga. Karena daya hasil produksi dapat dikonversi menjadi nilai uang, sehingga memberikan tambahan benefit secara ekonomi untuk pengguna. Dan juga, memaksimalkan umur investasi menjadi lebih pendek, dengan nilai profit penggunaan lebih panjang.

Bagaimana Net Metering Bekerja ?

Untuk dapat mengaplikasikan Net Metering, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Sistem net metering adalah hal baru, juga untuk PLN. Sehingga rumah tangga yang ingin mengaplikasikan hal ini harus sedikit bersabar mengikuti proses pemasangan Net Metering.
  2. Setiap area kerja PLN memiliki kebijakan berbeda mengenai produk net metering yang dapat digunakan. Menanyakan mengenai aplikasi net metering kepada kontak layanan PLN di area terpasang anda, dapat menjadi masukan untuk mendapatkan informasi lebih detail mengenai proses pemasangan.
  3. PLN akan menginstal alat kWh meter dua arah ( kWh meter EXIM) yang dapat diprogram untuk mengekspor energi listrik dari sistem solar panel dan mengimpor dari PLN.
  4. Jika jumlah produksi listrik sistem solar panel anda yang dikirim ke PLN lebih besar dari jumlah listrik yang dikonsumsi dari PLN, maka kelebihan tersebut akan digunakan sebagai kWh-kredit untuk dapat digunakan pada bulan berikutnya.
  5. Pelanggan akan terus membayar biaya sambungan Rekening Minimum sementara masih terhubung ke PLN.

net metering

Net metering dengan baterai, mungkinkah?

Sistem solar panel akan memproduksi listrik, jika ada sinar matahari. Pada aplikasi net metering, sistem solar panel akan bekerja maksimal hanya pada siang hari (minimal antara 10.00 – 14.00 WIB, dimana saat matahari bersinar sempurna). Sehingga ketika langit mendung atau malam hari, listrik PLN akan menjadi koneksi utama.

Permasalahan yang muncul adalah pengguna tidak dapat memastikan jumlah produksi listrik yang dihasilkan setiap harinya. Adakalanya, produksi listrik sangat tinggi, sehingga terjadi surplus. Namun bisa saja produksi listrik berkurang, sehingga pengguna harus mengkonsumsi listrik PLN lebih banyak.

Agar lebih efisien, salah satu solusi yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan baterai sebagai tempat penyimpanan. Ketika produksi listrik sistem solar panel lebih tinggi, kelebihan dayanya akan disimpan di baterai. Dan kebalikannya, jika produksi listrik solar panel menurun, baterai akan mensuplai daya untuk digunakan.

Namun, solusi ini masih terbilang mahal dan cenderung belum efisien dari sisi ekonomi. Hal ini dikarenakan harga baterai yang masih cenderung cukup mahal dan memiliki umur guna yang singkat. Sehingga jika bukan karena kebutuhan mendesak, seperti cadangan daya jika listrik mati. Penggunaan baterai perlu analisa diskusi yang lebih detail.

Hitung kebutuhan PLTS anda secara mudah di :

Kalkulator Surya

 

1 Komentar

Apa komentar anda?

three × five =

Ingin Pasang Panel Surya?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan informasi seputar pemasangan sistem listrik surya
Alamat Email
Secure and Spam free...