Ladang Listrik Tenaga Surya Berbentuk Panda – Salah satu perusahaan energi ramah lingkungan terbesar di Tiongkok sedang serius menggarap proyek tenaga surya dengan luasan lahan untuk ladang panel surya lebih dari 600 hektar.

Ladang Listrik Tenaga Surya Berbentuk Panda Pertama di Dunia

Fase pertama konstruksi proyek ini sudah selesai sejak 30 Juni 2017 lalu. Ladang surya seluas lebih dari 100 hektar ini tampak seperti seekor Panda jika dilihat dari udara. Saat proyek ini selesai nanti, keseluruhan lokasi ladang surya akan tampak seperti kawanan panda yang terbentang di wilayah pedesaan Tiongkok.

Ladang Listrik Tenaga Surya Berbentuk Panda Di Tiongkok
Sumber : REUTERS

Fase pertama proyek ini merupakan instalasi tenaga surya berkapasitas 50 megawatt yang akan memproduksi energi sebesar 3.2 miliar kWH dalam jangka waktu 25 tahun ke depan, sesuai dengan keterangan yang diberikan pihak perusahaan.

Menghasilkan tenaga listrik dari sinar matahari sebanyak itu, berarti akan mengurangi pembakaran satu juta ton batu bara dan akan mengurangi emisi karbon sebanyak 2.74 juta ton. Fase kedua konstruksi proyek ladang surya panda ini dijadwalkan untuk mulai dilaksanakan pada tahun ini.

Apa Target Tiongkok Membangun Ladang PLTS Berbentuk Panda?

Simbolisme sangat penting dalam Kebudayaan Tiongkok. Proyek ini merupakan bagian dari sebuah usaha yang lebih besar dari ini untuk meningkatkan kesadaran anak-anak muda Tiongkok mengenai sumber energi yang ramah lingkungan.

Ingin tahu lebih banyak?

Dapatkan info terbaru tentang aplikasi tenaga surya langsung setiap harinya hanya dengan satu klik, segera gabung!
Email address

Perusahaan energi surya Tiongkok tersebut bekerja sama dengan The United Nations Development Programme (UNDP) untuk mewujudkan Pembangkit Listrik tenaga surya (PLTS) berbentuk Panda ini. UNDP berharap agar dari kerjasama ini dapat diwujudkan fasilitas ladang listrik tenaga surya berbentu panda yang lebih banyak lagi untuk tahun-tahun ke depan.


Tiongkok saat ini sedang menggenjot konversi sistem energi listrik mereka, menjadi sistem energi listrik dengan sumber daya energi terbarukan. Berbeda dengan sikap Amerika Serikat, dimana para senator Negeri Paman Sam saling lempar bola panas berusaha “membuktikan” bahwa perubahan iklim hanyalah sebuah mitos yang disebarkan oleh Tiongkok untuk mencuri keuntungan dari Amerika Serikat. Tiongkok secara nyata sudah memulai bekerja menuju sumber energi ramah lingkungan, untuk masa depan yang lebih baik.

Hal ini dibuktikan dengan beberapa proyek ambisius Tiongkok. Saat ini, ladang surya terapung terbesar di dunia sudah beroperasi di sebuah danau besar di dekat Kota Huainan di Provinsi Anhui. Fasilitas berkapasitas 40 megawatt tersebut tidak hanya menghasilkan listrik bebas emisi, namun juga memanfaatkan permukaan danau yang luas mengingat area untuk ladang surya sangat terbatas karena kepadatan wilayah pemukiman penduduk kota. Tiongkok juga juga merencanakan untuk membangun pembangkit tenaga bayu berkapasitas 403 gigawatt 10 tahun ke depan.

https://janaloka.com/wp-content/uploads/2017/07/PLTS-berbentuk-panda.jpghttps://janaloka.com/wp-content/uploads/2017/07/PLTS-berbentuk-panda-300x168.jpgRamdhani Bangun SaputraApplicationaplikasi,Asitektural,business,cara kerja PLTS,Cina,design,development,energi surya,Financing,inovasi,inovation,janaloka.com,listrik murah,listrik surya,on grid,Panda,Panel surya,panel surya murah,pembangkit listrik tenaga surya untuk rumah,produk,renewable energy,sel surya,solar system,teknologi,tiongkokLadang Listrik Tenaga Surya Berbentuk Panda - Salah satu perusahaan energi ramah lingkungan terbesar di Tiongkok sedang serius menggarap proyek tenaga surya dengan luasan lahan untuk ladang panel surya lebih dari 600 hektar. Ladang Listrik Tenaga Surya Berbentuk Panda Pertama di Dunia Fase pertama konstruksi proyek ini sudah selesai sejak 30...The #1 Solar Energy Crowd