Newbie adalah pemula yang belum berpengalaman dan ingin mencoba sesuatu yang baru, termasuk menggunakan sistem panel surya. Ada beberapa kesalahan newbie sebelum memasang sistem panel surya, yang perlu menjadi pembelajaran bersama.

Lupa membedakan kWp, kWh, dan kW

Kesalahan newbie sebelum memasang sistem panel surya pertama adalah belum tepat mendefinisikan kWp, kWh dan kW, sehingga mempengaruhi cara pandang sistem panel surya.

kWp merupakan satuan yang sering digunakan dalan menunjukkan kapasitas panel surya. Satuan kWp adalah singkatan dari kilo Watt peak, dimana kilo Watt merupakan satuan daya listrik dengan faktor kali 1000 dari satuan Watt dan peak menunjukkan standar ideal produksi maksimum daya listrik yang dapat dihasilkan oleh panel surya dalam kondisi iradiasi sebesar 1,000 W/m², pada temperatur 25ºC dan dengan spektrum matahari pada AM 1.5 (kondisi ini biasa disebut STC: standart test condition).

Baca juga: Satuan ukuran untuk panel surya

Dikarenakan kondisi STC jarang dapat dipenuhi, maka sebuah sistem panel surya cenderung akan menghasilkan energi listrik kurang dari kapasitas sebenarnya bergantung dari jumlah radiasi matahari yang diterima. Hasil produksi daya listrik ini kemudian diukur dalam satuan kWh.

Untuk menghindari kesalahan newbie sebelum memasang sistem panel surya, perhatikan catatan berikut:
– kW atau kilo Watt merupakan satuan daya listrik dengan faktor kali 1000 dari satuan Watt.
– kWp atau kilo Watt peak merupakan satuan kilo Watt dalam kondisi standar ideal STC yang dapat diproduksi oleh panel surya.
– kWh adalah kilo Watt hour merupakan satuan kilo Watt yang dapat dikonsumsi per satuan waktu.

kWh adalah adalah singkatan dari kilo Watt hour,  dimana kilo Watt merupakan faktor kali 1000 dari satuan Watt dan hour adalah satuan waktu dalam jam. Satuan kWh menunjukan besarnya energi listrik yang dapat dikonsumsi pada rentang waktu tertentu.


Untuk penjelasan lebih lanjut dapat kita lihat contoh kasus dibawah ini:

Kasus 1

Sebuah sistem panel surya dengan kapasitas 2,2 kWp (atau 2200 Wp) dapat menghasilkan kurang lebih 8,8 kW setiap harinya, dengan menggunakan standar penyinaran matahari terbaik di Indonesia kurang lebih selama 4 jam setiap harinya. (Perhitungan ini disederhanakan hanya untuk memudahkan contoh perhitungan awal, perhitungan detail dapat ditanyakan kepada tenaga ahli sistem panel surya anda).

Jika sistem ini digunakan selama 24 jam, maka daya listrik yang dapat digunakan setiap jamnya adalah kurang lebih 8,8 kW / 24 = 0,366 kWh atau 366 Wh.

Kasus 2

Sebuah alat listrik memiliki daya 2,2 kW, maka jika alat tersebut digunakan hanya 30 menit maka konsumsinya adalah 1,1 kWh. Namun, jika digunakan terus menerus selama 24 jam, maka alat tersebut dapat menghabiskan 52,8 kWh daya listrik. Dan jika menggunakan panel surya maka membutuhkan 52,8 kWh / 4 jam = 13,2 kWp.

Kasus 3

Bagaimana jika kapasitas listrik terpasang di rumah menunjukkan 2200 VA? berarti daya tersebut sama dengan 2200 VA x cos phi (0,8) = 1,76 kWh, atau total daya listrik yang dapat dikonsumsi secara bersamaan adalah 1,76 kW per jamnya. Sehingga untuk total pemakaian selama 24 jam adalah 1,76 kWh x 24 jam = 42,24 kWh. Untuk pemakaian dengan menggunakan sistem panel surya, maka membutuhkan 42,24 kWh / 4 jam = 10,56 kWp.

Harapan berlebih: sistem panel surya dapat menggantikan PLN

Kesalahan newbie sebelum memasang panel surya yang terbesar adalah menganggap sistem panel surya dapat menggantikan PLN. Sebuah pernyataan penting yang perlu dicatat adalah: di Indonesia, sistem panel surya tidak sepenuhnya mampu menggantikan PLN.

Jika pengguna mengharapkan sistem panel surya dapat digunakan sebagaimana layaknya PLN. Maka siap-siap untuk kecewa, karena 1300 VA daya meter PLN tidak akan sama dengan 1300 Wp daya panel surya. 1300 VA PLN dapat digunakan maksimal 1300 VA setiap jamnya selama 24 jam. Namun 1300 Wp, menghasilkan 5200 watt setiap harinya, atau setara penggunaan sebesar 216 watt setiap jamnya.

Ingin tahu lebih banyak?

Dapatkan info terbaru tentang aplikasi tenaga surya langsung setiap harinya hanya dengan satu klik, segera gabung!
Email address

Baca juga: PLTS untuk rumah tangga 1300 VA


Jika pengguna berharap sistem panel surya akan mengurangi biaya bayar listrik PLN setiap bulannya, maka siap-siap dengan kenyataan bahwa sistem panel surya itu mahal dan jangka waktu pengembalian modal dan mendapatkan profit dan benefit akan terjadi dalam jangka waktu yang panjang.

Sehingga harapan berimbang, adalah kunci dalam mengaplikasikan sistem panel surya. Dimulai dari penggunaan terkecil, misal hanya untuk lampu penerangan depan rumah, lalu berlanjut secara bertahap untuk pemasangan kapasitas lebih besar sesuai kebutuhan beban konsumsi rumah.

Dan selalu bersiap untuk perubahan. Teknologi sistem panel surya selalu berkembang, bahkan kenyataanya harga sistem panel surya sekarang sangat jauh lebih murah dibandingkan 5 tahun yang lalu.

Kesalahan Newbie Sebelum Memasang Sistem Panel Surya
Harapan berlebih pengguna listrik surya dapat mengecewakan [sumber gambar: Startups.co.uk]

Pengambilan kesimpulan yang terlalu cepat

Panel surya itu mahal! Pernyataan ini paling sering muncul ketika seorang calon pengguna ingin mencoba memulai menggunakan sistem panel surya. Kenyataanya, memang sistem ini mahal, tapi hanya untuk investasi awal. Dan sekarang ada beberapa solusi untuk mengatasi itu, seperti kredit pembelian oleh bank ataupun lembaga keuangan lainnya. Sehingga, biaya sistem panel surya akan lebih terjangkau.

Panel surya bisa menggantikan PLN! Jawaban untuk pertanyaan ini bisa ya dan tidak. Dalam bagian tertentu, Sistem panel surya dapat digunakan untuk menggantikan fungsi PLN. Misalnya di Jakarta, panel surya dapat digunakan untuk melakukan efisiensi biaya listrik PLN hingga 90%. Atau di Padang, ketika PLN rutin padam setiap harinya, panel surya dapat membantu menjadi cadangan daya. Bahkan di beberapa lokasi di Papua, panel surya dapat menggantikan PLN sepenuhnya. Sehingga, tentukan kebutuhan anda sebelum memilih penggunaan sistem panel surya.

Panel surya bisa digunakan untuk seluruh kebutuhan peralatan listrik rumah tangga! Pernyataan ini tepat, namun pilihan jenis alat yang digunakan dapat mempengaruhi besaran kapasitas sistem yang digunakan. Semakin besar kapasitas yang dibutuhkan, maka semakin mahal sistem yang anda butuhkan. Sehingga bijaksanalah dalam memilih penggunaan alat listrik di rumah tangga.

Semua sistem panel surya mudah untuk dipasang! Sistem panel surya telah dirancang untuk dapat dipasang secara mudah, namun ada beberapa bagian instalasi yang harus diawasi dengan baik oleh ahli. Beberapa kasus kerusakan sistem panel surya, hingga kebakaran dengan korban jiwa, terjadi karena kelalaian pemasangan sistem panel surya. Oleh karena itu, berhati-hati dan selalu melakukan konsultasi dengan ahli, merupakan langkah terbaik dalam menjaga keamanan sistem panel surya anda.

Hindari kesalahan newbie sebelum memasang sistem panel surya, dengan lebih banyak mencari tahu informasi mengenai energi surya dan bertanya pada ahli yang tepat.
https://janaloka.com/wp-content/uploads/2017/11/harapan-berlebih-pengguna-listrik-surya-janaloka.jpghttps://janaloka.com/wp-content/uploads/2017/11/harapan-berlebih-pengguna-listrik-surya-janaloka-300x183.jpgNinda PutriApplicationEnergyAC Coupling,Asitektural,cari panel surya murah,development,energi surya,Indonesia,inovation,Inverter,janaloka.com,kesalahan,Listrik desa,net metering,newbie,Panel surya,panel surya mahal,panel surya murah,pasang panel surya,solar pv,solar system,technologyNewbie adalah pemula yang belum berpengalaman dan ingin mencoba sesuatu yang baru, termasuk menggunakan sistem panel surya. Ada beberapa kesalahan newbie sebelum memasang sistem panel surya, yang perlu menjadi pembelajaran bersama. Lupa membedakan kWp, kWh, dan kW Kesalahan newbie sebelum memasang sistem panel surya pertama adalah belum tepat mendefinisikan kWp, kWh dan...The #1 Solar Energy Crowd