GE Energy Financial Services Investasi Di RattanIndia Solar – Perusahaan GE Energy Financial Services akan menggelontorkan investasi baru pada sektor energi terbarukan di India. Perusahaan yang akan menerima investasi itu adalah RattanIndia Solar. Perusahaan energi tersebut akan mendapatkan nilai investasi sebesar $90 juta untuk mengembangkan pembangkit tenaga surya berkapasitas 500 MW di seluruh wilayah India.

Sementara itu, GE Energy Financial Services akan memiliki saham sebesar 51% dan sisanya akan dimiliki oleh RattanIndia Solar. Kedua persuahaan tersebut semestinya akan bekerja sama untuk mengembangkan kapasitasnya.

GE Energy Financial Services Investasi Di RattanIndia Solar
Sumber: NYT

GE Energy Financial Services Investasi Di RattanIndia Solar

RattanIndia Solar merupakan salah satu subsidiari dari RattanIndia Group. Perusahaan tersebut telah berpartisipasi dalam beberapa lelang pengadaan tenaga surya yang kompetitif di beberapa wilayah. GE Energy Financial Services juga sudah membuat beberapa investasi pada pembangkit tenaga surya dengan kapasitas total 210 MW yang dimiliki oleh RattanIndia Solar. Proyek-proyek tenaga surya tersebut berlokasi di Rajasthan, Uttar Pradesh, Karnataka, dan Maharashtra.

Sebelum memulai proyek ini, GE Energy Financial Services sudah menanamkan beberapa modalnya di India. Diantaranya yang paling signifikan adalah penggelontoran investasi untul mengakusisi saham ekuitas Welspun Energy yang waktu itu sedang mengerjakan proyek pembangkit surya berkapasitas 156 megawatt. Proyek tersebut adalah proyek pembangkit listrik tenaga surya di India pada waktu itu.

Ingin tahu lebih banyak?

Dapatkan info terbaru tentang aplikasi tenaga surya langsung setiap harinya hanya dengan satu klik, segera gabung!
Email address

RattanIndia Power tiba-tiba muncul di berita tahun lalu setelah perusahaan energi tersebut mengumumkan akan mengubah rencana pembangunan pembangkit listrik bertenaga batu bara di Punjab yang sudah disiapkan perusahaan itu sebelumnya. Mereka berencana untuk menggantinya dengan pembangkit bertenaga surya berkapasitas besar. RattanIndia Power kabarnya berencana akan menggunakan lahan sebesar 324 hektar di sebelah utara wilayah Punjab yang awalnya diperuntukkan untuk pembangunan pembangkit listrik bertenaga batu bara menjadi pembangkit bertenaga surya.

Rubah haluan perusahaan pembangkit tenaga fosil

RattanIndia Power mengganti haluan rencana pembangunan pembangkit batu baranya setelah perusahaan tersebut gagal memperoleh asuransi jaminan suplai batu bara domestik. Isu suplai bahan bakar yang konsisten terus menerpa industri pembangkit listrik bertenaga termal di India dan mengimpor bahan bakar dari luar negeri pun masih belum bisa menyelesaikan masalah itu.

Pembangkit tenaga termal di India, terutama yang dimiliki oleh perusahaan swasta terus menghadapi masalah suplai batu bara dan biaya operasional yang tinggi. Operator seperti Tata dan Adani kini tengah menghadapi harga batu bara impor yang terus naik dan terus berlomba dengan para regulator untuk meningkatkan tarif mereka pada saat tarif listrik tenaga surya lebih murah daripada listrik tenaga panas.

https://janaloka.com/wp-content/uploads/2017/07/solar-PV-india.jpghttps://janaloka.com/wp-content/uploads/2017/07/solar-PV-india-300x209.jpgRamdhani Bangun SaputraFinanceAsitektural,business,development,energi surya,india,investasi,IPP,janaloka.com,listrik matahari,Pemerintah,PLTS,produk,renewable energy,solar panel,solar system,technologyGE Energy Financial Services Investasi Di RattanIndia Solar - Perusahaan GE Energy Financial Services akan menggelontorkan investasi baru pada sektor energi terbarukan di India. Perusahaan yang akan menerima investasi itu adalah RattanIndia Solar. Perusahaan energi tersebut akan mendapatkan nilai investasi sebesar $90 juta untuk mengembangkan pembangkit tenaga surya berkapasitas...The #1 Solar Energy Crowd