Application

Pertimbangkan Hal Berikut Untuk Membuat Desain Sistem Panel Surya

Dalam membuat desain sistem panel surya, ada dua hal utama yang harus dipertimbangkan untuk mendapatkan sistem yang dapat memenuhi kebutuhan penggunaan, yaitu:

  1. Berapa banyak beban yang dapat anda gunakan dalam periode waktu 24 jam?
  2. Berapa banyak produksi energi panel surya perharinya?

Menghitung beban penggunaan selama 24 jam

Anda harus dapat mengetahui berapa konsumsi daya peralatan yang anda gunakan sehari-hari dalam ukuran satuan Wh (Watt Hour). Anda dapat menemukan informasi ini pada stiker data daya yang tertempel pada peralatan atau tertera pada buku petunjuk penggunaan.

Setelah anda mendapatkan daya peralatan-peralatan yang akan anda gunakan dengan sistem solar panel, kemudian tentukan jumlah kuantitas dan waktu pemakaian produk tersebut. Misalkan anda akan menggunakan lampu LED Bulb 5 Wat sebanyak 10 unit selama 12 jam. Atau anda akan menggunakan televisi LED 80 Watt 1 unit selama 3 jam.

Kalikan semua satuan ukuran tersebut untuk menentukan berapa jumlah daya yang dibutuhkan untuk tiap komponen. Misalkan ampu LED Bulb 5 Wat sebanyak 10 unit selama 12 jam akan memiliki daya total sebesar 600 Wd (Watt – Day).

Jumlahkan seluruh komponen tersebut untuk mendapatkan jumlah total daya keseluruhan. Misalkan total daya lampu LED 600 watt ditambah total daya televisi 240 Wd ditambah total daya komputer 240 Wd. Total keseluruhan adalah sebesar 1.080 Wd. Dan anda sudah menemukan total kebutuhan anda.

Contoh perhitungan total kebutuhan beban dalam desain sistem panel surya:

  • LED Bulb 5 Watt sebanyak 10 unit selama 12 jam : 5 Watt x 10 unit x 12 jam = 600 watt
  • LED TV 80 Watt 1 unit selama 3 jam : 80 watt x 1 unit x 3 jam = 240 watt
  • Total : 600 watt + 240 watt = 1.080 watt

Pembiayaan panel surya atap di Indonesia

Menghitung produksi energi sistem panel surya perharinya

Setelah anda menemukan jumlah total kebutuhan anda, sekarang anda harus mengetahui berapa kapasitas panel surya yang dapat mencukupi kebutuhan tersebut. Caranya cukup mudah yaitu dengan mengingat rata-rata lama radiasi sinar matahari di Indonesia sebesar ± 4 jam/harinya.

Mengapa 4 jam? padahal matahari bersinar di Indonesia hampir sepanjang hari? Karena penyinaran ideal yang mampu diserap oleh solar panel untuk memproduksi daya hanya berkisar pada pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB. Sebelum dan sesudah jam itu, sinar matahari tidak bersinar sempurna.

Solar panel tetap mampu menghasilkan daya pada waktu sebelum pukul 10.00 WIB dan setelah pukul 14.00 WIB. Namun kapasitas daya yang dihasilkan tidak sebaik saat anatara jam tersebut. Lokasi-lokasi di Indonesia memiliki variasi lama penyinaran yang berbeda, namun tidak terlalu signifikan. Sehingga 4 jam penyinaran dapat dijadikan standar normal.

Untuk mengetahui kapasitas sistem solar panel yang dibutuhkan, cukup bagi jumlah total kebutuhan daya anda dengan waktu 4 jam. Misalkan total daya 1.080 Wd memerlukan kapasitas panel 270 Wp per harinya setelah dibagi 4 jam.

Tentu perhitungan ini tidak cukup untuk menentukan desain sistem panel surya yang anda gunakan. Namun, dapat menjadi acuan awal jika hendak menggunakan sistem panel surya.

Apa komentar anda?

1 × two =

Ingin Pasang Panel Surya?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan informasi seputar pemasangan sistem listrik surya
Alamat Email
Aman & Rahasia