Baterai lead acid merupakan baterai untuk sistem panel surya yang menggunakan Asam Timbal (Lead Acid) sebagai bahan kimianya. Ada dua tipe dari jenis aki ini, yaitu starting battery, atau lebih dikenal dengan aki otomotif (karena banyak digunakan untuk baterai pada kendaraan otomotif, seperti motor dan mobil), dan Deep Cycle battery, atau dikenal juga dengan aki industri.

Starting Battery tidak cocok untuk digunakan dalam sistem panel surya, walaupun secara aplikasi masih memungkinkan untuk digunakan. Hal ini dikarenakan baterai jenis ini dirancang mampu menghasilkan energi (arus listrik) yang tinggi dalam waktu singkat, namun harus segera diisi (charge) kembali.

Jika baterai sering terpakai sampai habis (DOD > 20%), maka baterai akan cepat rusak. Sehingga diutamakan baterai untuk selalu terisi penuh, dan arus listrik tidak pernah digunakan sampai habis.

Deep Cycle battery (aki industri)

Merupakan jenis baterai sistem panel surya yang dirancang untuk menghasilkan energi (arus listrik) yang stabil dan dalam waktu yang lama. Aki jenis ini memiliki ketahanan terhadap siklus, atau sering disebut cycle, pengisian (charge) dan pelepasan (discharge) yang berulang-ulang juga konstan.

Idealnya, baterai jenis ini dapat digunakan hingga 80% dari kapasitas nominalnya. Sehingga kapasitas energi yang dapat digunakan lebih besar, tanpa harus merusak dan mengurangi umur kerja baterai.

Deep cycle battery merupakan salah satu tipe baterai yang sesuai untuk sistem panel surya. Ada dua jenis baterai deep-cycle yang dapat digunakan pada sistem panel surya, yaitu:

Flooded Lead Acid Battery (FLA)

Atau sering disebut Wet Cell atau Flooded Battery. Secara umum, baterai ini lebih dikenal dengan aki basah. Hal ini dikarenakan sel-sel di dalam aki harus terendam cairan elektrolit agar dapat berfungsi optimal, dan jika level cairannya kurang maka harus ditambah. Ciri-cirinya setiap sel ada katup untuk pengisian cairan elektrolitnya.

Valve-Regulated Lead Acid Battery (VLRA)

Jenis ini sering juga disebut Sealed Lead Acid battery atau Sealed Maintenance Free battery. Secara fisik baterai jenis ini terlindung dan tertutup rapat. Yang nampak dari luar hanya terminal (+) positif dan (-) negatif.

Didesain agar cairan elektrolit tidak berkurang karena bocor atau penguapan, baterai jenis ini memiliki katup ventilasi yang hanya terbuka pada tekanan yang ekstrem untuk pembuangan gas hasil reaksi kimianya. Dikarenakan tidak ada katup untuk isi ulang cairan elektrolitnya, baterai ini dikenal juga dengan baterai bebas perawatan (Maintenance Free Battery).

Berdasarkan konstruksi internalnya, baterai VRLA dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

1. Absorbent Glass Mat Battery (AGM)

Baterai jenis ini memiliki pemisah (seperator) yang terdiri dari fiberglass yang diletakkan di antara pelat-pelat selnya. Tujuan peletakan ini adalah untuk menyerap cairan elektrolit agar tersimpan di pori-pori fiberglass. Fungsi fiberglass ini mirip seperti handuk yang menyerap air ketika salah satu ujung handuknya dicelupkan ke dalam ember yang berisi air.

2. Gell Cells

Ingin tahu lebih banyak?

Dapatkan info terbaru tentang aplikasi tenaga surya langsung setiap harinya hanya dengan satu klik, segera gabung!
Email address

Baterai jenis ini memiliki cairan elektrolit yang dicampur dengan pasir silika, sehingga menjadi kental seperti agar-agar atau puding (gel). Gel ini yang berfungsi sebagai cairan elektrolit.

Baterai VRAL Gel ini sebaiknya jangan digunakan pada perangkat yang membutuhkan suplai arus listrik yang tinggi (discharging) atau di isi dengan arus yang tinggi (charging). Karena dapat mengakibatkan gel akan cepat robek atau rusak sehingga aki tidak dapat digunakan lagi.

Baterai deep-cycle tipe VRLA AGM atau Gel, lebih banyak digunakan untuk sistem panel surya ketimbang tipe FLA. Hal ini dikarenakan tipe Deep-Cycle VRLA atau Gel memiliki ketahanan penggunaan yang lebih baik dan bebas perawatan, dibanding jenis FLA.

baterai untuk sistem panel surya

Kekuarangan dan kelebihan Baterai Lead Acid sebagai baterai untuk sistem panel surya

Harga : Baterai lead acid merupakan peruntukan baterai yang paling banyak digunakan untuk sistem panel surya. Hal ini dikarenakan baterai untuk sistem panel surya ini memiliki jenis baterai untuk sistem panel surya yang cukup beragam, dengan harga yang cukup realistis untuk digunakan.

Baterai deep cycle VRLA Gel, merupakan tipe baterai yang paling mahal di kelas lead acid. Namun masih jauh lebih murah dibandingkan dengan baterai lithium.

Siklus : Tipe baterai VRLA AGM dan Gel memiliki siklus yang cukup baik hingga lebih dari 800 kali siklus atau setara dengan penggunaan selama lebih dari 2 tahun, dibandingkan sistem flooded.

Perawatan dan pergantian : Tipe flooded harus selalu dilakukan pengecekan untuk air larutan yang digunakan. Tipe VRLA lebih mudah untuk perawatan, karena tidak perlu dilakukan pengisian air aki.

Tipe flooded, tidak boleh diletakkan secara sembarangan, karena dapat terjadi kebocoran cairan lauratan. Namun tipe VRLA lebih fleksibel untuk peletakan.

Pembuangan : Tipe lead acid memiliki bahan berbahaya dalam kandungannya. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengolahan lmbah yang sesuai untuk menjaga dari pencemaran.

https://janaloka.com/wp-content/uploads/2017/01/Lead-acid-battery-sketch.pnghttps://janaloka.com/wp-content/uploads/2017/01/Lead-acid-battery-sketch-300x187.pngJanalokaEnergyStoragebaterai,business,community,design,development,Listrik desa,OFF GRID,PLTS,produk,renewable energy,solar systemBaterai lead acid merupakan baterai untuk sistem panel surya yang menggunakan Asam Timbal (Lead Acid) sebagai bahan kimianya. Ada dua tipe dari jenis aki ini, yaitu starting battery, atau lebih dikenal dengan aki otomotif (karena banyak digunakan untuk baterai pada kendaraan otomotif, seperti motor dan mobil), dan Deep Cycle battery, atau dikenal...The #1 Solar Energy Crowd