Produksi Baterai Lithium-ion Dengan Proses Cetak 3D
Invention

Produksi Baterai Lithium-ion Dengan Proses Cetak 3D

Kendaraan listrik dan sebagian besar perangkat elektronik, seperti telepon seluler dan komputer laptop, diberdayakan oleh baterai lithium-ion.

Hingga saat ini, produsen harus mendesain perangkat mereka di sekitar ukuran dan bentuk baterai yang tersedia secara komersial. Namun para peneliti telah mengembangkan metode baru untuk mencetak 3D baterai lithium-ion dalam bentuk apa pun. Mereka melaporkan hasil mereka dalam Bahan Energi Terapan ACS, seperti diberitakan spacedaily.com.

Efisiensi ruang baterai Lithium-ion

Kebanyakan baterai lithium-ion di pasaran datang dalam bentuk silinder atau persegi panjang. Oleh karena itu, ketika pabrikan mendesain produk – seperti telepon seluler – mereka harus mendedikasikan ukuran dan bentuk tertentu ke baterai, yang dapat membuang-buang ruang dan membatasi opsi desain.

Secara teoritis, teknologi pencetakan 3D dapat membuat seluruh perangkat, termasuk baterai dan komponen struktural dan elektronik, dalam bentuk apa pun. Namun, polimer yang digunakan untuk pencetakan 3D, seperti poli (asam laktat) (PLA), bukan konduktor ionik, menciptakan rintangan utama untuk mencetak baterai.

Christopher Reyes, Benjamin Wiley dan rekan ingin mengembangkan proses untuk mencetak baterai lithium-ion lengkap dengan printer 3D yang murah.

Para peneliti meningkatkan konduktivitas ionik PLA dengan memasukkannya dengan larutan elektrolit. Selain itu, mereka meningkatkan konduktivitas listrik baterai dengan menggabungkan nanotube karbon graphene atau multi-walled ke anoda atau katoda, masing-masing.

Untuk mendemonstrasikan potensi baterai, tim 3D mencetak gelang bangle LED dengan baterai lithium-ion terintegrasi. Baterai bangle bisa menyalakan LED hijau selama sekitar 60 detik.

Menurut para peneliti, kapasitas baterai 3D-cetak generasi pertama adalah sekitar dua lipat lebih rendah daripada baterai komersial, yang terlalu rendah untuk penggunaan praktis. Namun, mereka mengatakan bahwa mereka memiliki beberapa ide untuk meningkatkan kapasitas, seperti mengganti bahan berbasis PLA dengan pasta 3D yang dapat dicetak.

Apa komentar anda?

2 × five =

Ingin Pasang Panel Surya?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan informasi seputar pemasangan sistem listrik surya
Alamat Email
Secure and Spam free...