Energy

Bangunan Monumental Panel Surya: Solar Ark Sanyo

Solar Ark adalah salah satu contoh terbaik dari desain bangunan tenaga surya. Bangunan ini dibangun oleh Sanyo, dengan panjang 315 m dan lebar 37 m. Solar Ark dibangun berbentuk bahtera dan menjadi monumen besar yang berada di tengah-tengah Jepang. Monumen ini terletak di samping pabrik Sanyo di Gifu.

Solar Ark ditutupi dengan lebih 5.000 panel surya, dengan luasan kurang lebih 7.500 m2 dan mampu menghasilkan kira-kira 530,000 listrik kWh per tahun. Dengan kapsitas watt-peak mencapai 630 kWp.

Bangunan Monumental Panel Surya

Bangunan Monumental Panel Surya

Didalam bangunan monumental panel surya ini, tidak hanya digunakan untuk penyediaan energi, namun juga disedikan museum energi surya, walau pada bangunan terpisah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan profil ilmu fotovoltaik di kalangan generasi muda.

Sanyo berharap bangunan monumental panel surya ini dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan untuk pengunjung melalui pendekatan artistik dan ilmiah, agar pengunjung dapat lebih tertarik untuk mempelajari dan menggunakan energi Matahari.

Didalam Solar Ark, terdapat perpustakaan surya, pusat komunitas di mana pengunjung bisa bertemu dengan robot surya atau sedikit melihat bagaimana Solar Ark bekerja melalui zona kontrol dek. Disini pengunjung juga dapat melihat data nyata produksi matahari yang dilakukan bangunan monumental panel surya ini.

Di pintu masuk ke Solar Ark, terdapat desain seperti sayap yang terbuat dari sel surya HIT. Struktur ini dapat menghasilkan listrik dan juga berfungsi sebagai awning yang memungkinkan pemanfaatan sinar matahari secara optimal.

Dengan teknologi ini, bangunan monumental panel surya Surya Ark dapat menghemat hampir 130 ribu liter minyak tanah setiap tahunnya.

Skandal dalaman monumen Solar Ark

Solar Ark diharapkan Sanyo sebagai “hadiah” ulang tahun ke-50 mereka. Sanyo berencana untuk menciptakan sistem photovoltaics terbesar di dunia sebagai “pesan ke abad ke-21” dengan menggunakan teknologi cutting edge yang sangat efisien. Mereka menggunakan sistem hibrida dari silikon kristal dan film tipis amorf silikon dirakit di modul dengan efisiensi 14-15%.

Namun pada saat yang sama, Sanyo terlibat dalam skandal besar. Mereka tertangkap menjual modul monocrystalline dengan output toleransi melebihi 10%, dimana toleransi negatif yang diberikan pemerintah Jepang hanya sebesar 3%.

Untuk menghindari konsekuensi yang lebih besar dan pengaduan pidana terhadap perusahaan, Sanyo kemudian menarik semua monocrystalline dari pelanggan dan melakukan pergantian dengan panel surya yang baru. Sebagai pengingat kejadian ini, Sanyo memutuskan untuk menggunakan modul monocrystalline tersebut sebagai bagian dari konstruksi Solar Ark, bukan menggunakan teknologi sel HIT seperti yang direncanakan sebelumnya.

Di situsnya, Sanyo mengatakan “Kami melakukan ini (pemasangan modul monocrystalline pada Solar Ark) untuk menunjukkan penyeselan kami bahwa masalah ini telah terjadi dan untuk mengekspresikan kemauan dan tekad dalam mengingat apa yang terjadi dan bagaimana pentingnya untuk menjaga kualitas.”

Konstruksi bangunan monumental panel surya ini selesai pada Desember 2001 dan sejak saat itu bangunan ini telah menerima beberapa penghargaan untuk lingkungan dan arsitektur.

Apa komentar anda?

3 + eight =

Ingin Pasang Panel Surya?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan informasi seputar pemasangan sistem listrik surya
Alamat Email
Aman & Rahasia