Atap Surya Murah – Dengan gencarnya promosi Tesla, yang akhir-akhir ini mengkampanyekan bahwa harga atap surya mereka akan lebih rendah daripada milik perusahaan lain, barangkali akan membuat publik melewatkan beberapa pesaingnya seperti SunTegra.

Karena, perlu diketahui bahwa kini beberapa startup tengah mempersiapkan inovasi BIPV (bangunan terintegrasi Photovoltaic), lantai, tirai jendela dan atap surya murah seperti yang dilakukan Forward Labs yang tengah sibuk mempersiapkan lini produknya di 2018 nanti.

Atap surya murah dari Forward Labs

Forward Labs adalah startup yang berbasis di Palo Alto, California, yang telah mengembangkan atap surya dengan penampakan lebih mirip atap metal seperti pada umumnya. Namundapat menghasilkan sumber energi terbarukan yang murah meriah untuk beberapa puluh tahun ke depan.

Dan, bukan sekedar lempeng atau panel surya biasa, atap ini mengkombinasikan lapisan komponen tempered glass, untuk permukaannya, dan sel surya. Sehingga, memberikan kesan inovasi “atap baru untuk dunia yang baru”.

Atap Surya Murah

Panel ini tersedia dalam delapan varian warna, yang bisa diwujudkan dengan mengaplikasikan lapisan kromatis optik di bawah tempered glass dan di atas sel surya, yang memungkinkan panel memiliki beberapa varian warna tanpa mengurangi kinerja sel surya.

Startup tersebut menggunakan sel surya monocrystalline yang dianggap memiliki densitas energi yang lebih baik, yaitu mencapai 19W per kaki persegi, dibanding kompetitor lain yang hanya menghasilkan 11W per kaki persegi. Menurut Forward Labs, biaya untuk panel atap tersebut bisa lebih murah 33% dibandingkan milik kompetitor mereka, Tesla.

Ingin tahu lebih banyak?

Dapatkan info terbaru tentang aplikasi tenaga surya langsung setiap harinya hanya dengan satu klik, segera gabung!
Email address
Panel atap surya murah ini tersedia dalam delapan varian warna, yang bisa diwujudkan dengan mengaplikasikan lapisan kromatis optik di bawah tempered glass dan di atas sel surya, yang memungkinkan panel memiliki beberapa varian warna tanpa mengurangi kinerja sel surya.

“Cara kami agar bisa memiliki penawaran biaya yang murah meriah sebenarnya sangat sederhana. Sebagian besar material yang kami gunakan harganya lebih terjangkau dibandingkan milik kompetitor dan kami memproses material tersebut dengan standart manufaktur yang baku. Proses pemasangan panel kami juga sangat simpel dan cepat- Kami hanya membutuhkan separuh dari waktu yang dibutuhkan kompetitor lain. Keuntungan bagi pemilik rumah adalah jangka waktu pengembalian biaya investasi mereka lebih cepat, hanya separuh dari waktu yang dibutuhkan oleh pengguna panel surya rumahan pada umumnya,” kata Zach Taylor, CEO sekaligus Product Architect Forward Labs.

Menurut web perusahaan, porsi atap tanpa panel sel surya memakan biaya $8,50 per kaki persegi, sedangkan atap surya akan membutuhkan biaya $3,25 per watt, dengan total waktu pemasangan 2-3 hari. Dengan beberapa pemasangan beta yang sudah dilakukan, Forward Labs telah mengantongi pre-order pesanan pemasangan produksi pertama mereka untuk 2018 total senilai $1000 di San Fransisco.

https://janaloka.com/wp-content/uploads/2017/06/Forward-Labs-atap-surya-murah.jpghttps://janaloka.com/wp-content/uploads/2017/06/Forward-Labs-atap-surya-murah-300x224.jpgRamdhani Bangun SaputraGoodsStartupAsitektural,atap surya,atap surya murah,atap surya untuk rumah,beli sistem panel surya,BIPV,business,cara kerja PLTS,cari panel surya murah tesla,community,DC coupling,design,development,energi surya,energi surya murah,Indonesia,janaloka.com,Panel surya,produk,solar panelAtap Surya Murah - Dengan gencarnya promosi Tesla, yang akhir-akhir ini mengkampanyekan bahwa harga atap surya mereka akan lebih rendah daripada milik perusahaan lain, barangkali akan membuat publik melewatkan beberapa pesaingnya seperti SunTegra. Karena, perlu diketahui bahwa kini beberapa startup tengah mempersiapkan inovasi BIPV (bangunan terintegrasi Photovoltaic), lantai, tirai jendela dan...The #1 Solar Energy Crowd