Apple mendirikan anak perusahaan yang diberi nama Apple Energy LLC sebagai bentuk komitmen mereka terhadap energi baru dan terbarukan. Perusahaan ini juga telah mengajukan permohonan kepada Energy Regulatory Commission federal (FERC), sebuah komisi federal di Amerika yang mengatur perusahaan listrik, untuk dapat menjual listrik dan layanan jaringan listrik lain kepada pelanggan non-utilitas.

Langkah ini merupakan tanda yang kuat bahwa Apple tidak hanya akan memenuhi rencananya untuk beroperasi pada energi terbarukan 100 persen melalui net-metering, tapi berencana untuk menghasilkan dan menjual energi terbarukan kembali ke grid.

Apple Energy LLC sebagai produsen listrik? Ataukah…

Apple sebagai raksasa teknologi merupakan salah satu pendukung EPA Clean Power Plan dan juga salah satu dari 13 perusahaan AS yang bergabung dengan janji $ 140 miliar untuk mendukung tindakan iklim dan investasi rendah karbon.

Awal tahun ini, Apple mengumumkan akan membangun proyek-proyek energi bersih melalui investasi di energi terbarukan, penyimpanan energi dan proyek-proyek efisiensi energi dibiayai dengan obligasi hijau senilai $ 1,5 miliar pada.

Selanjutnya, Apple Kampus 2 yang saat ini sedang dibangun di Cupertino, California. Diharapkan memiliki sistem panel surya dengan total kapasitas 14 megawatt dan sel bahan bakar berbahan dasar biogas sebesar pada 4 megawatt.

Penyediaan energi terbarukan ini memungkinkan Apple untuk menyederhanakan dan memperkuat kemampuannya untuk mengakses jaringan listrik lokal dengan harga yang lebih konsisten dan biaya lebih rendah, sehingga pasar dapat menyerap kelebihan energi listrik yang dihasilkan.

Ingin tahu lebih banyak?

Dapatkan info terbaru tentang aplikasi tenaga surya langsung setiap harinya hanya dengan satu klik, segera gabung!
Email address

Apple energy LLC

 

Adopsi IPP untuk jual kelebihan produksi energi listrik

Pada kondisi seperti ini, Apple mengadopsi struktur bisnis yang mirip dengan Independent Power Producer (IPP), yang memungkinkan perusahaan untuk memproduksi dan menjual energi untuk kelompok lokal seperti bisnis atau banyak individu. Namun, pada penerapannya secara khusus menyatakan bahwa Apple tidak ingin menjadi penyedia energi listrik dengan tanggung jawab atas jaringan listrik dan pembangkit Listrik selama 24/7.

Apple tidak ingin menjadi penyedia energi utama, pendirian Apple Energy LLC dan pengajuan ke FERC lebih mungkin hanyalah sebuah keputusan bisnis yang didasarkan pada kenyataan bahwa perusahaan kadang-kadang akan menghasilkan energi listrik lebih dari konsumsi dan pada waktu lain akan menggunakan energi listrik lebih dari yang dihasilkan panel surya.

Mungkin, hal ini juga salah satu strategi Apple untuk menyediakan listrik bagi “layanan tambahan tertentu” yang sedang mereka kembangkan. Rumor telah beredar selama beberapa waktu bahwa Apple bekerja pada kendaraan listrik dan menyelidiki teknologi lainnya yang terkait.

https://janaloka.com/wp-content/uploads/2016/08/Apple-Creates-New-Energy-Company-says-report-Apple-Apple-Energy-LLC-Energy-300x160.jpghttps://janaloka.com/wp-content/uploads/2016/08/Apple-Creates-New-Energy-Company-says-report-Apple-Apple-Energy-LLC-Energy-300x160-300x160.jpgJanalokaSolarAC Coupling,Asitektural,business,community,DC coupling,design,development,feed in tarif,Financing,IPP,janaloka.com,net metering,renewable energy,solar system,technologyApple mendirikan anak perusahaan yang diberi nama Apple Energy LLC sebagai bentuk komitmen mereka terhadap energi baru dan terbarukan. Perusahaan ini juga telah mengajukan permohonan kepada Energy Regulatory Commission federal (FERC), sebuah komisi federal di Amerika yang mengatur perusahaan listrik, untuk dapat menjual listrik dan layanan jaringan listrik lain kepada pelanggan non-utilitas.Langkah...The #1 Solar Energy Crowd

Artikel yang mungkin anda suka: