Kategori
Application

Perbedaan Panel Surya Monocrystalline Dan Polycrystalline

Apa “Perbedaan Panel Surya Monocrystalline Dan Polycrystalline” adalah pertanyaan yang sering diajukan konsumen. Artikel janaloka.com ini akan mengulasnya!

Janaloka.com – Apa Perbedaan Panel Surya Monocrystalline Dan Polycrystalline? Karena hampir 90% jenis panel surya atau panel fotovoltaik yang ada di pasaran dunia saat ini didasarkan pada beberapa variasi silikon.

Hingga tahun 2020 saja, lebih dari 90% proyek pembangkit listrik tenaga surya oleh pemerintah Indonesia menggunakan jenis panel surya crystalline*, baik monocrystalline ataupun polycrystalline.

Iklan

Iklan

Pesan!

Perbedaan Panel Surya Monocrystalline Dan Polycrystalline

Pada dasarnya, pilihan mana yang terbaik antara panel surya monocrystalline dan polycrystalline bukanlah sesuatu yang penting ketika Anda membeli panel surya untuk kebutuhan Anda, karena tidak ada perbedaan mendasar antara tipe panel surya monocrystalline dan polycrystalline.

Hal yang lebih penting untuk Anda pertimbangkan adalah apakah penjual atau penyedia panel surya Anda sudah tepat?

Apakah penjual yang anda temui didukung perusahaan besar atau hanya toko atau penjual pribadi? Apakah ada jaminan garansi yang Ia berikan? Kemana Anda harus menelpon ketika terjadi masalah? Apakah spesifikasi panel surya yang ditawarkan sesuai dengan kondisi produk yang Anda bawa pulang?

Karena tantangan bisnis produk panel surya di Indonesia adalah semua orang bisa menjual, namun tidak semua orang berani memberikan jaminan terhadap produk yang mereka jual.

Iklan

Panel surya telah menjadi barang lumrah yang mudah ditemukan dimana saja sekarang ini, mulai dari offline hingga online, sehingga perlu kejelian untuk mendapatkan produk yang berkualitas.

Baca juga: Pabrik Panel Surya Yang Ada Di Indonesia

Jika ditilik dari material penyusunnya, silikon yang digunakan dalam sel surya untuk membuat panel surya memiliki banyak jenis. Perbedaan utama adalah kemurnian silikon, dimana kandungan silikon panel surya monocrystalline dan polycrystalline cukup berbeda, namun sangat mirip dalam kinerja dan harga, berikut penjelasannya:

Panel Surya Monocrystalline

Untuk membuat sel surya untuk panel surya monocrystalline, silikon dibentuk menjadi batangan dan dipotong menjadi wafer silikon. Jenis-jenis panel ini disebut “monocrystalline” untuk menunjukkan bahwa silikon yang digunakan adalah silikon kristal tunggal. Panel monocrystalline memiliki warna yang lebih cenderung biru tua kehitaman.

Panel Surya Polycrystalline

Panel surya polycrystalline juga terbuat dari silikon. Namun, alih-alih menggunakan satu kristal silikon, produsen menggunakan banyak jenis silikon secara bersamaan untuk membentuk wafer silikon. Hal inilah yang kemudian menyebabkan banyak terdapat silikon kristal atau disebut poly/multi silikon. Panel surya polycrystalline memiliki warna biru yang cenderung lebih terang.

Iklan
Keterangan Panel surya monocrystalline Panel surya polycrystalline
Jenis sel surya Silikon tunggal Campuran silikon dengan material lain
Harga Jual* Mulai dari Rp. 10,258.77 Mulai dari Rp. 8,848.51
Efisiensi panel Sekitar 15-20% Sekitar 13-18%
Estetika Rata-rata berwarna Biru gelap kehitaman Rata-rata berwarna Biru cerah
Kebutuhan area 6-9 m² per 1 kWp 8-9 m² per 1 kWp
Garansi +25 Tahun +25 Tahun
Ketahanan suhu Berkinerja lebih baik dalam suhu tinggi Kurang efisien dalam suhu yang lebih tinggi
Lainnya Teknologi tertua yang paling banyak digunakan Lebih sedikit menggunakan dan menghasilkan limbah silikon

* Berdasarkan data harga panel retail dunia pada 3 Mei 2018, diakses lewat PVInsight. Harga dapat berubah sesuai fluktuasi dolar dan biaya lain-lain yang mungkin ada. Di Indonesia, harga panel surya tipe crystalline cenderung sama, berkisar mulai dari Rp. 9.500,-/Wp.

Mana yang paling tepat untuk anda gunakan?

Untuk penggunaan skala kecil dan pribadi, kedua tipe panel surya tersebut adalah pilihan yang tepat. Anda dapat memilih diantara keduanya, tanpa khawatir pilihan Anda salah. Namun, jika Anda tetap ingin mencari yang “terbaik”, maka Anda dapat menggunakan Rumus 3E dibawah ini (yang sepenuhnya menjadi pilihan personal, bukan lagi teknis).

Baca juga: 5 Tips Memilih Dan Membeli Panel Surya Secara Mudah

Estetika

Jika warna panel surya Anda penting bagi Anda, ingatlah bahwa panel surya monocrystalline dan polycrystalline cenderung tampil berbeda di atap Anda. Panel monocrystalline akan cenderung memiliki warna biru yang lebih gelap, cenderung kehitaman, sementara panel polycrystalline akan cenderung memiliki warna biru yang lebih cerah.

Efisiensi

Anda sebaiknya memilih panel surya dengan efisiensi lebih tinggi jika ukuran sistem listrik surya Anda (watt) dibatasi oleh jumlah ruang yang tersedia di atap Anda. Dengan menggunakan panel monocrystalline yang lebih efisien, dapat membantu Anda memaksimalkan produksi listrik pada ruang atap yang terbatas. Sebagai alternatif, jika Anda memiliki banyak ruang pada atap maka panel polycrystalline dapat menjadi pilihan yang lebih ekonomis.

Evaluatif

Untuk pengguna pemula, yang hanya ingin mencoba merasakan listrik surya, mencari penjual yang dapat memberikan harga murah adalah pilihan yang tepat. Membeli panel surya dari perseorangan atau membeli produk tangan kedua, dapat Anda lakukan. Namun tetap pastikan garansi dan jaminan kualitas dari penjual, sehingga Anda tidak “pusing” jika muncul kendala.

Iklan

Namun, untuk pengguna berpengalaman, kami sarankan untuk mulai menghitung untung rugi panel surya yang Anda gunakan. Karena perbedaan kualitas produk dan jaminan purna jual, dapat mempengaruhi pola penggunaan panel surya anda secara besar, dan mungkin dapat mempengaruhi nilai pengembalian modal yang Anda harapkan.

Perbedaan besar ruang yang akan Anda gunakan? Efisiensi produk panel surya? Bagaimana jaminan asuransi produk? Akan menjadi variabel pilihan yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan jenis panel surya yang akan anda gunakan.

Jadi, apakah Anda sudah siap untuk mulai menggunakan panel surya? Berikan pendapat Anda di kolom komentar.

* Hal ini dapat dilihat dari spesifikasi kebutuhan pekerjaan yang dikeluarkan pemerintah.

Iklan

Satu tanggapan untuk “Perbedaan Panel Surya Monocrystalline Dan Polycrystalline”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × three =

Iklan

Pesan