Kategori
Solar

Apa perbedaan Panel Surya dan Sel Surya?

Banyak Kamu temui istilah panel surya dan sel surya ketika mencari tahu mengenai listrik surya, Lantas “Apa perbedaan panel surya dan sel surya?”

Janaloka.com – Apakah kamu tertarik untuk mengganti sumber listrik rumahmu dengan panel surya? Hal itu adalah sebuah langkah yang keren! Selain bisa menghemat biaya, kamu juga berkontribusi lebih terhadap lingkungan. Ya, panel surya merupakan salah satu alternatif energi terbarukan yang efisien dan murah untuk jangka panjang.

Indonesia sendiri merupakan negara tropis yang dikaruniai matahari sepanjang tahun. Hal ini menjadi nilai tambah karena panel surya akan jauh lebih efektif di daerah tropis. Apalagi jika ditambah dengan bahan yang tepat seperti cadmium telluride yang telah dibuktikan mampu meningkatkan penyerapan energi hingga 5% di daerah tropis!

Iklan

Kamu mungkin akan tergiur dan segera melakukan riset tentang pemasangan panel surya. Tapi ternyata, kamu berhenti sejenak. Ada banyak hal yang mungkin membuatmu berpikir, salah satunya adalah bedanya panel surya dan sel surya.

Ya, ada literatur yang menggunakan istilah solar panel atau panel surya dan solar cell atau sel surya secara bergantian. Lantas “Apa perbedaan panel surya dan sel surya?”

Panel Surya

Panel surya, atau kita kenal dengan panel surya photovoltaic (PV), adalah perangkat yang mampu mengubah cahaya dan radiasi matahari menjadi listrik.

Panel surya memiliki banyak ukuran, warna dan jenisnya, sesuai dengan materi yang menyusunnya, atau disebut sel surya.

Iklan

Lalu apa perbedaan panel surya dan sel surya?

Menariknya, sel surya adalah ‘inti’ dari panel surya. Sel surya yang disusun dan dirangkai sedemikian rupa ini lah yang akan membetuk sebuah panel surya. Pernah lihat ruas persegi panjang di kalkulator? Tanpa kamu sadari, ruas tersebut disebut sel surya juga, lho!

Banyaknya sel surya yang disusun untuk menjadi panel surya akan berbanding lurus dengan energi yang dihasilkan. Semakin banyak sel surya yang digunakan, maka semakin banyak pula energi matahari yang dikonversi menjadi energi listrik.

Biasanya sebuah panel surya tersusun dari 60 atau 72 sel surya, tergantung produsen yang membuatnya. Tidak ada perbedaan mendasar dalam penggunaan sel surya dalam sebuah panel, yang terpenting adalah panel surya tersebut dapat menghasilkan listrik sesuai dengan yang Kamu butuhkan!

Kesimpulannya?

Sel surya merupakan ‘ruang kerja’ untuk mengubah energi yang berada di dalam panel surya. Jadi ketika kamu membaca ‘sel surya’, pada umumnya merujuk pada bagaimana aktivitas konversi energi. Contohnya adalah bagaimana foton dari energi matahari diserap dan diurai untuk menjadi elektron.

Sedangkan panel surya adalah kumpulan sel surya dan merujuk pada penggunaannya secara umum. Misalkan jika Kamu ingin memasang listrik surya, maka panel surya menjadi kunci dalam melakukan desain dan perhitungannya.

Iklan

Jika Kamu tertarik ingin memasang panel surya, kamu bisa berkonsultasi dengan ahlinya seperti PV in Asia atau Janaloka.

Semoga kamu tidak bingung lagi dengan perbedaan panel surya dan sel surya lagi, ya! Selamat menikmati energi terbarukan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 1 =