Energy

Alternatif Pembiayaan Sistem Solar Panel Di Indonesia

Pemasangan sistem solar panel dapat dibilang cukup mahal. Diperlukan investasi yang tidak sedikit untuk melakukan pemasangan, baik dari mulai desain hingga perawatan. Namun solusi yang ditawarkan dapat digunakan untuk memecahkan masalah ketersediaan akses listrik yang semakin sulit disediakan akhir-akhir ini. Ada beberapa alternatif pembiayaan sistem solar panel agar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Indonesia.

Alternatif pembiayaan sistem solar panel di Indonesia

Sistem solar panel sudah banyak dimanfaatkan sebagai sumber listrik alternatif, baik rumah tangga, kantor, untuk kebutuhan produksi dan industri, bahkan dimanfaatkan untuk mensuplai kebutuhan listrik sebuah wilayah. Namun, kendala pembiayaan awal memang masih menjadi isu utama, kendati pembiayaan sistem solar panel ini sendiri sudah mengalami penurunan yang signifikan dari tahun ke tahun.

Berikut adalah sumber pendanaan yang dapat digunakan oleh calon pengguna yang tertarik memanfaatkan sumber listrik gratis, listrik dari surya:

Dana Pemerintah

Pemerintah Indonesia menyediakan dana lebih dari 1 triliun rupiah setiap tahunnya, untuk menyediakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Dana ini digunakan untuk kebutuhan masyarakat dengan melalui lelang pekerjaan. Pelaksana lelang merupakan instansi kementerian di pusat atau pemerintah daerah. Asal dana didapat dari dana APBN atau APBD. Tender ini dikemas dalam paket-paket yang dilelang secara online (LPSE).

Dalam penggunaan dana ini, lokasi yang akan dipasang sistem panel surya telah dipilih dan ditentukan sebelumnya oleh instansi yang akan melakukan lelang. Kegiatan survei dan perencanaan, setelah penentuan titik, biasanya dilakukan untuk menyesuaikan kapasitas dan jenis pembangkit yang akan dipasang. Kapasitas dan jenis pembangkit tersebut, disesuaikan dengan temuan kondisi kebutuhan di wilayah pemasangan.

Penyedia barang dan jasa dipilih oleh instasi pelaksana lnstasi merupakan penyedia yang mampu memenuhi standar spesifikasi dan biaya yang telah ditentukan melalui proses lelang. Setelah ditentukan penyedia barang dan jasa, maka proses pemasangan dan instalasi dimulai. Dengan kebutuhan waktu kira-kira 3-6 bulan, sistem PLTS ini sudah dapat beroperasi dan dinikmati masyarakat.

Keunggulan alternatif pembiayaan sistem solar panel ini adalah banyaknya kemungkinan pembangkit yang dapat terpasang, karena keersediaan dana yang cukup besar. Disamping itu, kapasitas pembangkit yang terpasang dapat dimaksimalkan untuk penggunaan satu kota sekalipun.

Namun, kelemahan dalam sistem pembiayaan ini adalah sangat bergantung dengan program dan kebijakan yang akan dilakukan oleh pemerintah, sehingga tidak seluruh masyarakat bisa mendapatkannya sekali waktu.

Company Social Responsibility (CSR)

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, maka mereka harus memberikan sejumlah dana untuk pengembangan kualitas hidup masyarakat disekitar. Dana yang tersedia untuk CSR setiap tahunnya cukup besar, dan dapat digunakan untuk berbagai macam aplikasi yang dibutuhkan masyarakat, salah satunya pemenuhan kebutuhan sumber daya listrik.

Ada banyak program CSR yang sudah berjalan, salah satunya CSR yang dilakukan Pertamina dan beberapa BUMN untuk pemenuhan kebutuhan listrik bagi sekolah-sekolah di daerah. Dana dari CSR dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat.

Keunggulan alternatif pembiayaan sistem solar panel ini adalah masyarakat bisa mendapatkan manfaat langsung dan tepat sasaran untuk pemenuhan kebutuhan listrik mereka.

Namun, kelemahan dalam sistem pembiayaan ini adalah sangat bergantung dengan program dari perusahaan itu sendiri, karena tidak setiap saat listrik menjadi prioritas program. Juga karena sifatnya bantuan, maka ruang lingkup pemberian bantuan juga tidak luas, mungkin hanya di sekitar areal kantor atau pabrik perusahaan tersebut berdiri.

Hibah/Donor

Dana hibah atau donor biasanya didapat dari lembaga, kelompok atau perorangan filantropis. Pemilihan pengguna disesuaikan dengan tujuan pemberi donor itu sendiri. Ada banyak aplikasi sistem panel surya yang dilakukan melalui tipe pendanaan ini, mulai dari aplikasi sistem solar Off grid yang sederhana hingga aplikasi khusus untuk pertanian, misalnya. Beberapa contoh pemberi donor di Indonesia adalah MCA, GIZ, ADB dan lain sebagainya.

Keunggulan alternatif pembiayaan sistem solar panel ini adalah selain mendapatkan solusi sumber listrik, masyarakat juga mendapatkan pendampingan untuk mengembangkan kualitas diri dan kelompok. Karena selain bantuan alat, biasanya lembaga donor juga memberikan pelatihan dan pengembangan diri untuk mencapai target-target kesejahteraan.

Namun, kelemahan dalam sistem pembiayaan ini adalah juga sangat bergantung dengan ketersediaan program dari lembaga donor yang ada, sehingga tidak setiap saat akses pembiayaan ada.

Crowdfunding dan Crowdlending

Crowdfunding memiliki konsep hampir sama dengan hibah/donor, namun dana di crowdfunding didapat dari mengumpulkan donasi dari banyak orang melalui teknologi internet. Aplikasi model ini belum banyak diketahui di Indonesia, namun aplikasi seperti kitabisa.org sudah memiliki program donasi untuk pembiayaan sistem solar panel.

Tujuan penggunaan dan besaran biaya sangat bergantung dengan kebutuhan yang diminta oleh pengguna. Pemberi donasi, biasanya, akan mendapatkan feedback berupa hadiah yang disesuaikan oleh pengguna.

Crowdlending memiliki konsep serupa investasi, dimana ada pemberi pinjaman yang dapat membantu memberikan bantuan dana dan dapat dikembalikan dalam waktu tertentu. Pola pembiayaan ini, memiliki perbedaan dengan investasi konvensional pada bunga. Crowdlending tidak memberikan bunga, namun menggunakan sistem poin sebagai kredit. Contoh platform yang bisa digunakan di Indonesia adalah gandengtangan.com.

Keunggulan alternatif pembiayaan sistem solar panel ini adalah calon pengguna atau sponsor, baik individu atau kelompok, bisa mendapatkan bantuan pemasangan sistem solar panel melalui platform yang ada, dengan bantuan banyak orang dari beragam wilayah.

Namun, kelemahan dalam sistem pembiayaan ini adalah calon pengguna atau sponsor harus memberikan informasi dan narasi yang tepat agar menarik orang untuk memberikan bantuan. Sehingga waktu yang diperlukan untuk mengumpulkan dana, bisa cepat ataupun lambat.

Investasi

Alternatif pembiayaan sistem solar panel dengan investasi memiliki banyak jenis, mulai dari turn key hingga Power Purchase Agreement (PPA), dengan pengembalian dana mulai dari 5 tahun hingga 25 tahun. Besaran dana investasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Beberapa kerjasama yang pernah dikemukan di publik adalah antara Akuo Energy dengan Pertamina dan Sun Edison dengan Angkasa Pura I. Walaupun informasi tersebut belum terwujud secara nyata, namun investasi sebagai alternatif pembiayaan sistem solar panel sangat mungkin dilakukan untuk mendukung penggunaan tenaga surya secara lebih luas di Indonesia.

Keunggulan alternatif pembiayaan sistem solar panel pembiayaan ini adalah ketersediaan modal dan teknologi yang sudah terakui dan digunakan di banyak belahan dunia, sehingga dapat juga diduplikasi untuk dijalankan di Indonesia. Beberapa pembangkit terpasang dengan model pembiayaan ini, mampu memberikan dukungan yang baik terhadap kebutuhan listrik di beberapa negara lain yang sudah melakukan pemasangan, misalkan Thailand.

Namun, kelemahan dalam sistem pembiayaan ini adalah kebijakan pemerintah Indonesia yang belum jelas, dan dengan masih tingginya biaya non teknis, menyebabkan banyak investor yang belum berani terlalu jauh mengaplikasikan teknologi mereka di Indonesia.

Pembelian tunai langsung

Alternatif pembiayaan sistem solar panel ini paling lumrah digunakan di Indonesia. Calon pengguna yang ingin memasang sistem panel surya dapat membeli langsung komponen sistem solar panel di pasaran atau menghubungi perusahaan penyedia barang dan jasa sistem panel surya.

Setelah calon pengguna mengetahui kebutuhan sistem yang akan ia pasang, maka mereka tinggal melakukan pembelian secara tunai seluruh komponen produk yang akan digunakan. Pembelian ini dapat termasuk barang, pengiriman, pemasangan, perizinan dan bahkan perawatan, sesuai dengan penawaran yang diberikan oleh penyedia.

Keunggulan alternatif pembiayaan sistem solar panel ini adalah pembiayaan ini dapat dilakukan secara mudah, bahkan individu dapat langsung menikmati listrik surya secara langsung dengan melakukan pembelian langsung. Calon pengguna juga dapat memilih dan melakukan modifikasi sistem sesuai dana yang mereka miliki.

Namun, kelemahan dalam sistem pembiayaan ini adalah nilai pembiayaan yang dibutuhkan cukup besar, sehingga perlu perhitungan yang lebih baik dari sisi calon pengguna.

Pembelian dengan kredit

Beberapa toko, penjual atau perusahaan penyedia, juga telah menyediakan sistem pembiayaan melalui pembelian dengan kredit. Sehingga calon pengguna hanya menyediakan minimal 30% dari seluruh kebutuhan dana pembelian. Dikarenakan makin jamaknya sistem solar panel di masyarakat, banyak toko yang menyediakan layanan kredit untuk meningkatkan penjualan.

Beberapa produk yang telah ditawrkan dengan konsep ini adalah mini lampu penerangan dengan tenaga surya, lampu jalan atau lampu taman dengan tenaga surya, genset tenaga surya, sistem listrik surya atap dan masih banyak lagi.

Keunggulan sistem pembiayaan ini adalah calon pengguna terbantu untuk melakukan pembelian di awal, sehingga bisa mendapatkan solusi yang mereka butuhkan secara lebih mudah.

Namun, kelemahan dalam sistem pembiayaan ini adalah banyak penjual yang belum teruji, secara kualitas produk dan layanan purna jual, sehingga resiko kerusakan dan gagal produk masih besar. Diharapkan calon pengguna lebih bijaksana dalam menentukan pilihannya.

Alternatif pembiayaan sistem solar panel yang tepat untuk anda?

Panel surya atap masih terbilang baru untuk Indonesia, namun perkembangannya dalam beberapa tahun terakhir sudah cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari besarnya pertumbuhan populasi sistem solar panel di wilayah-wilayah Indonesia.

Pilihan alternatif pembiayaan sistem solar panel mana yang tepat untuk anda? Sangat bergantung dengan kebutuhan dan kesiapan anda dalam memanfaatkan listrik surya. Jika anda memiliki dana yang cukup, pembelian tunai langsung adalah pilihan yang tepat. Namun, jika dirasa belum cukup, mungkin anda dan kelompok anda dapat membuat proposal untuk bantuan dana melalui pemerintah atau CSR atau dana hibah.

Kedepannya, tidak menutup kemungkinan banyak muncul model pembiayaan lain, yang dapat semakin membantu calon pengguna untuk memanfaatkan sistem solar panel. Sebut saja seperti sistem pembiayaan pay-as-you-go, dimana pengguna hanya membayar listrik yang mereka pakai, dan tidak perlu membeli produk sistem panel surya itu sendiri, atau sistem feed in tarif, dimana pengguna akan mendapatkan uang, ketika memberikan kelebihan daya listrik ke PLN.

Apa komentar anda?

18 − 8 =

Ingin Pasang Panel Surya?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan informasi seputar pemasangan sistem listrik surya
Alamat Email
Aman & Rahasia