Konsultasi Seputar Energi Surya Bersama JanalokaKatagori: Panel suryaperhitungan-daya-200-watt-dan-berapa-kapasitas-baterai-yang-di-perlukan
Indra Atmaja asked 12 bulan ago

Selamat pagi kak nindamohon maaf mengganggu waktunya, saya indra mahasiswa tingkat akhir yang lagi buat penelitian mengenai panel surya, jadi sekilas tentang judul saya, ada daya output sebesar 200 Watt jadi saya mau tanya kak, dengan kapasitas panel surya 50 wp, bagaimana cara perhitungan untuk mendapatkan daya 200 watt itu dan berapa kapasitas baterai yang digunakan ?mohon bantuannya kakterimakasih atas waktu luang nya..saya tunggu jawabannya ya kaksalam mahasiswa aceh 

9 Answers
JanalokaJanaloka Staff answered 12 bulan ago

Dear Indra,

Terima kasih sudah menghubungi kami. Untuk output 200 watt dari panel 50 Wp, biasanya dihitung dari rata-rata lama waktu radiasi matahari di Indonesia: 3,5-5 jam. Rata-rata diambil 4 jam, sehingga didapat 50 Wp x 4 jam = 200 Wh.

Ini adalah contoh perhitungan sederhana, jika kamu ingin lebih detail bisa memanfaatkan software pvsyst ataupun homer dalam menghitung daya yang dapat dihasilkan per hari.

Untuk kebutuhan baterai, disesuaikan dengan load. misalnya load yang kamu gunakan per hari 100 watt, maka dengan rumus (n+1)xload=(1+1)x100=2×100=200Wh, didapat kebutuhan harian kamu 200Wh.

Dimana n= jumlah hari yang kamu cadangkan jika matahari tidak bersinar dan load adalah jumlah total beban harian kamu.

setalah dapat 200 Wh, kemudian bagi dengan sistem yang akan kamu gunakan. misalkan 50 Wp menggunakan sistem 12V, maka kamu akan mendapatkan 200Wh/12V=16A. berarti kamu bisa pakai baterai 16 Ah 12V (tapi ingat, di sistem panel surya ada ketentuan baterai hanya bisa digunakan 80% dari total daya, jadi kamu harus menggunakan minimal 21Ah 12A. Namun jika sulit menari baterai kapasitas tersebut, mungkin kamu bisa gunakan baterai 30Ah12V).

Ini jawaban sederhana yang bisa kami berikan, jika kamu mau tau lebih banyak. bisa tanyakan kembali pertanyaan kamu.

Terima kasih,
Ninda

Indra AtmajaIndra Atmaja answered 12 bulan ago

selamat malam kak ninda

saya mau tanya lagi, setelah penjelasan di atas mengenai kapasitas baterai yang di perlukan untuk output 200 watt, yang menjadi pertanyaan saya adakah rumus untuk melakukan pengecasan baterai tersebut.
 Berapa lama waktu pengecasan yang di lakukan agar baterai dengan kapasitas 30 Ah itu penuh ?

terima kasih kak atas kesempatan untuk konsultasinya.

JanalokaJanaloka Staff answered 12 bulan ago

Hai Indra,
 
Untuk pengecasan bisa menggunakan rumus:

Charging time of battery = Battery Ah / Charging Current
t = Q / I

Dimana:

  1. t = Time hrs.
  2. Q = Ampere Hour (Ah) rating of battery
  3. I = Current in Amperes (A)

Selengkapnya bisa mengacu ke http://www.gearseds.com/files/determining_battery_capacity3.pdf atau cari dengan kata kunci: “battery charging time formula“.
 
Kita ambil contoh panel 50 Wp bisa melakukan charging ideal hingga 2,5 A pada waktu peaknya. sehingga 
t = 30 Ah / 2.5 A = 12 jam
Sehingga kurang lebih jika baterai 30 Ah, digunakan sampai habis membutuhkan waktu 12 jam untuk di catu kembali.
 
Namun, idealnya baterai hanya dapat digunakan hingga 80% dari kapasitasnya, maka didapat :
t = (30Ah x 80%) / 2,5 A = 9.6 jam
Kondisi ini, hanya berlaku jika kapasitas baterai betul dimanfaatkan semua, atau dengan kata lain selama 2 hari berturut-turut tidak ada matahari.
 
Jika baterai hanya dimanfaatkan satu hari, misalkan diasumsikan hanya menggunakan 16Ah maka didapat:
t = 16Ah / 2.5 A = 6.4 jam
Maka, idealnya baterai harus menerima catu daya dari panel surya selama 6.4 jam.
 
Kondisi ini berbeda dengan penjelasan diatas yang hanya membutuhkan 4 jam untuk charging, jangan bingung. Ada beberapa syarat yang mempengaruhi:

  1. jenis panel surya yang digunakan, dalam jawaban ini, kami menghitung dengan panel surya yang memiliki Imp 2,5A. namun ada beberapa jenis yang memiliki Imp hingga > 2,8 A.
  2. jenis controller yang digunakan adalah tipe PWM.

 
Semoga membantu

Indra AtmajaIndra Atmaja answered 12 bulan ago

terima kasih kak atas jawabannya, mudah mudahan ini bisa jadi referensi saya untuk mengerjakan tugas akhir

terus berbagi ya kak, karna banyak orang yang masih butuh informasi seperti ini

salam mahasiswa aceh

Indra AtmajaIndra Atmaja answered 12 bulan ago

Assalamu’alaikum

selamat siang kak
idealnya kan baterai bisa di gunakan cuma 80 % saja dan hilang 10-20%, 
adakah penjelasan singkat nya mengenai teori ini ? 

teori sederhana mengenai deep of charge ?? 

mohon bantuannya kak, karena yang saya baca di web kurang jelas

terima kasih kak  🙂
 

JanalokaJanaloka Staff answered 12 bulan ago

Waalaikum Salam,

80% merujuk pada DoD (Deep of discharge) atau kemampuan ideal baterai yang dapat digunakan. Sejatinya, baterai dapat digunakan hingga 100%, namun siklus umurnya menjadi berkurang. 80% merupakan angka ideal yang dirujuk pabrikan baterai untuk memberikan informasi mengenai siklus umur baterai agar dapat digunakan secara optimal. 
 
Coba kamu cek diagram DoD di baterai yang kamu gunakan, berapa banyak siklus yang dapat digunakan, sebelum baterai mengalami penurunan performa?
 
sisa angka 20% tidak hilang, namun tetap tersimpan di baterai. Rujuk ke sini untuk info lebih lanjut: https://janaloka.com/download/5612/
 
Hanya ada istilah Deep of Discharge (DoD) dan State of Charge (Soc), kamu bisa menemukan informasinya di https://janaloka.com/memahami-soc-baterai-dalam-sistem-panel-surya/ 
 
Semoga membantu,
Yoga

Indra AtmajaIndra Atmaja answered 12 bulan ago

sangat membantu kak

terima kasih sekali lagi atas kesempatan berdiskusinya 🙂

dan semoga Allah membalas semua kebaikan kakak

Indra AtmajaIndra Atmaja answered 12 bulan ago

selamat pagi kak, saya mau tanya lagi ni mengenai baterai

nah ketika sudah tau berapa lama waktu untuk pengecasan dan kapasitas baterai yang digunakan, kira kira berapa lama baterai dapat mem-backup beban sebesar 200 watt ??

saya juga masih bingung mengenai pernyataan kakak “ada ketentuan baterai hanya bisa di gunakan 80 % dari total daya, jadi harus menggunakan minimal 21 Ah 12 v
dari mana dapat hasil perhitungan 21 Ah 12 v padahal dari awal kapasitas yang di hasilkan adalah 16 Ah 12 v

maaf mengganggu waktunya kak

saya tunggu kembali jawabannya, terima kasih 🙂

JanalokaJanaloka Staff replied 11 bulan ago

Hai,

Untuk pertanyaan kamu, coba kamu pelajari lebih seksama penjelasan diatas kembali. Yang perlu kamu ketahui: (1) berapa total load harian kamu?; watt beban x jumlah beban x lama waktu guna (2) berapa lama otonomi day yang kamu harapakan?; n+1 x total load harian (3) berapa voltase yang kamu pakai? (4) ingat DOD 80%!

Coba kita hitung: (1) 200 watt (2) 1+1 x 200 watt = 400 watt (3) 400 W / 12 V = 33,3 A (4) 80% x 45 Ah = 36 Ah

Kesimpulan:
(1) 200 watt adalah daya yang kamu butuhkan per hari.
(2) 400 watt adalah daya yang kamu butuhkan sebagai cadangan daya plus satu hari, sehingga sistem dapat digunakan 2 hari.
(3) idealnya kamu bisa pakai baterai 33 Ah untuk daya 200 w/hari.
(4) namun dengan DOD 80%, kamu disarankan menggunakan baterai berkapasitas 45 Ah.

pertanyaan kamu kedua, sama dengan penjelasan (4) dimana 21 Ah x 80% = 16 Ah.

Semoga membantu,
Galih

Indra AtmajaIndra Atmaja answered 12 bulan ago

Assalamu’alaikum kak

oh iya, website yang menjadi rujukan kakak 
“sisa angka 20% tidak hilang, namun masih tetap tersimpan di baterai”

Mengapa page not found kak ?? berkas tidak di temukan

JanalokaJanaloka Staff replied 11 bulan ago

Walaikumsalam,

Mohon maaf, coba cek di sini: https://janaloka.com/unduh/ dengan judul “An Overview of Batteries for Photovoltaic (PV) Systems”

Ingin Pasang Panel Surya?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan informasi seputar pemasangan sistem listrik surya
Alamat Email
Aman & Rahasia