5 tips memilih dan membeli panel surya secara mudah dan mandiri – Seiring dengan trend penggunaan panel surya, banyak calon pengguna yang tertarik dan ingin membeli produk panel surya. Namun, banyak diantaranya belum memiliki pengalaman memilih dan membeli panel surya.

Bila kita bersama cek di internet mengenai panel surya, banyak jenis dan merek panel surya yang ditawarkan. Ketika kita mengecek beberapa toko online dengan kata kunci panel surya, maka kita akan menemukan beragam bentuk, tipe, kapasitas dan features panel surya yang ditawarkan penjual.

Saat membeli langsung ke penjual pun, seperti di LTC Glodok, Jakarta, misalnya, calon pengguna juga tidak hanya akan menemukan semacam jenis panel surya, namun beragam dan dengan harga yang bervariasi. Memilih panel surya akan cukup merepotkan bagi pemula yang ingin mulai menggunakan sistem pembangkit tenaga surya.

Betulkah merek tertentu memiliki kualitas terbaik?

Di dunia, ada level perusahaan dengan merek tertentu yang memiliki kualitas terbaik. Mereka ini termasuk dalam perusahaan Tier 1 panel surya Dunia. Tidak banyak perusahaan yang berada pada level ini, namun jenis panel surya yang mereka tawarkan memiliki segudang kelebihan dan sangat mumpuni untuk digunakan. Namun sayangnya, harga panel surya pada level ini terbilang cukup mahal dan tidak ekonomis untuk digunakan pada skala kecil dan rumahan.

Beberapa merek lainnya, mungkin tidak termasuk dalam tier 1 dan baru berada di level 3, namun lebih familiar untuk kebanyakan konsumen di Indonesia. Hal ini lumrah dan diperkenankan. Namun belum menjamin merek yang lumrah digunakan tersebut, juga memiliki kualitas terbaik.

Beberapa pembeli mempercayai penjual, karena produk panel surya tersebut telah memiliki sertifikasi yang tepat dan menawarkan jaminan garansi pada panel surya. Namun dengan dibandingkan dengan biaya yang harus dibayarkan, apakah cukup menjamin kualitas produk? Terutama jika penjual tersebut, hanya sebagai rekanan agen yang tidak terikat langsung dengan pabrikan pembuatnya?

Deteksi cacat kualitas panel surya tanpa peralatan pengujian?

Oleh karena itu calon pengguna harus lebih teliti dalam mengetahui tipe panel surya mana yang berada dalam kondisi “cukup” baik dan yang tidak. Ada puluhan kemungkinan cacat kualitas panel surya yang dapat ditemui pada beberapa produsen panel surya di Asia.

Cacat produksi merupakan hal yang wajar untuk sebuah produksi massal. Namun menjadi tidak baik, jika produk gagal produksi tersebut sampai ke tangan pengguna. Karena pengguna tidak mendapatkan manfaat maksimal dari produk yang akan mereka beli.

Secara keseluruhan, menemukan beberapa cacat pada panel surya hanya dapat dideteksi dengan menggunakan peralatan uji lanjutan, seperti penguji elektrolitinesen (EL), simulator matahari, kamera termal atau penguji hambatan. Akan tetapi, hal ini hanya bisa dilakukan oleh produsen dan beberapa institusi pengujian yang berwenang, seperti BPPT atau LIPI.

5 tips memilih dan membeli panel surya secara mudah dengan deteksi manual, tanpa alat bantu. Sebagai indikator pertama pengecekan kualitas produk.

Sebagai pembeli dan calon pengguna, anda berhak untuk mendapatkan hasil tes uji ini dan memastikan bahwa panel surya yang anda beli telah sesuai dengan standar uji kualitas tersebut. Akan tetapi, untuk skala kecil dan rumah tangga, sedikit perusahaan penyedia yang mau dan mampu memberikan hasil uji ini kepada pelanggan.

Namun, jangan khawatir. Ada beberapa cacat yang bisa Anda deteksi sendiri secara visual, sehingga akan membantu anda dalam memilih dan membeli panel surya. Berikut 5 Tips Memilih Dan Membeli Panel Surya Secara Mudah Secara Mandiri

Cacat # 1 – Sel surya rusak

Perhatikan sel surya yang tersusun dan dilaminating di dalam panel surya. Pastikan sel surya yang ada tersebut, tidak rusak, terpotong atau pecah. Sel surya yang rusak dapat menunjukkan standar kualitas produksi pabrikan yang rendah.

Kondisi ini hampir tidak mungkin terjadi, jika kontrol kualitas (Quality Control / QC) pabrikan panel surya dilakukan. Namun, jika anda masih menerima panel surya dengan kondisi ini, maka sangat mungkin pabrikan dengan merek tersebut merupakan pabrikan dengan standar kualitas rendah. Mereka tidak cukup hati-hati untuk memastikan produk yang mereka buat, berada dalam kualitas yang terbaik saat sampai ditangan pelanggan.

Kerusakan sel surya ini, dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu:

  1. Pemilihan dan sortir sel surya yang buruk saat tahap penyusunan sel surya sebelum dilakukan proses solder. Sehingga sel rusak ikut masuk dalam tahap solder dan laminating.
  2. Proses solder yang kurang maksimal, sehingga ada sel yang rusak dan pecah.
  3. Proses inspeksi yang kurang hati-hati, sehingga kerusakan yang telah terjadi menjadi terlewatkan.
  4. Produsen sengaja melakukan penjualan panel surya yang tidak lolos uji kualitas, untuk menekan harga jual.

Selalu pastikan kondisi sel surya dari panel surya yang anda beli tidak rusak. Karena jika terjadi kerusakan dan daya produksi yang dihasilkan tidak optimal, maka andalah sebagai pengguna yang akan dirugikan. Jangan tergiur harga murah, namun menyesal kemudian. Kondisi ini tidak berlaku, jika memang calon pengguna mencari panel surya murah untuk digunakan sebagai alat tes.

5 Tips Memilih Dan Membeli Panel Surya Secara Mudah
Gambar 1 Sel surya rusak

Cacat # 2 – Goresan di kaca

Masalah umum lainnya yang sering muncul adalah goresan pada penutup kaca modul surya. Rata-rata, goresan kecil dan besar pada penutup kaca tipis ditemukan pada lebih dari 70% inspeksi kualitas oleh pihak ketiga yang independen, seperti yang dilakukan oleh Kisun Solar Consultancy Services.

Goresan ini dalam banyak kasus adalah akibat penanganan panel surya yang tidak tepat di pabrik. Akibat dari adanya goresan ini adalah:

  1. Goresan, kecil ataupun besar, berpotensi menyebabkan degradasi output modul.
  2. Goresan yang dangkal dapat menyebabkan bayangan dan mengganggu konversi energi.
  3. Goresan yang lebih besar dan lebih dalam bisa sangat mengganggu lapisan antirefleksi sensitif, sehingga berdampak pada transmitansi cahaya.

Lapisan yang rusak dapat menyebabkan udara, debu dan air bisa masuk ke bagian bawah kaca dan sel surya. Hal ini kemudian dapat menyebabkan lapisan sel surya terangkat dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan efek delaminating.

5 Tips Memilih Dan Membeli Panel Surya Secara Mudah
Gambar 2 Goresan pada kaca panel surya

 

Ingin tahu lebih banyak?

Dapatkan info terbaru tentang aplikasi tenaga surya langsung setiap harinya hanya dengan satu klik, segera gabung!
Email address
Sumber:
https://janaloka.com/wp-content/uploads/2017/06/panel-surya-cuil-940x706.jpghttps://janaloka.com/wp-content/uploads/2017/06/panel-surya-cuil-300x225.jpgJanalokaGoodsSolarbeli panel surya,business,development,energi surya,Indonesia,inspeksi kontrol kualitas,janaloka.com,Listrik desa,Panel surya,panel surya murah,pembangkit energi surya,pembangkit listrik tenaga surya,PLTS,renewable energy,sel surya,sistem energi surya,sistem pembangkit listrik tenaga surya,solar panel,solar system,Surya5 tips memilih dan membeli panel surya secara mudah dan mandiri - Seiring dengan trend penggunaan panel surya, banyak calon pengguna yang tertarik dan ingin membeli produk panel surya. Namun, banyak diantaranya belum memiliki pengalaman memilih dan membeli panel surya. Bila kita bersama cek di internet mengenai panel surya, banyak...The #1 Solar Energy Crowd