Application Energy

5 Bandara yang Menggunakan Solar Panel

12.5 MW Indianapolis International Airport, Amerika

Indianapolis International Airport merupakan salah satu Bandara yang menggunakan solar panel. Hingga sekarang, airport ini masih yang memiliki kapasitas terbesar di Amerika dan di Dunia. Sistem solar panel yang terpasang, telah mulai beroperasi semenjak Oktober 2013.

Dengan menggunakan 41.000 panel di luasan kurang lebih 20 Hektar, Sistem solar panel ini akan menyuplai kurang lebih 12,5 MWh listrik dan mengurangi hingga 10.700 ton karbon di airport setiap tahunnya. Sistem desain dan pemasangan dilakukan antara Telamon and Johnson Melloh Solutions.

Sistem pembiayaan yang dilakukan adalah dengan Power Purchase Agreement (PPA), selama kurang lebih 15 tahun. Lokasi pemasangan memanfaatkan lahan tidak terpakai di sekitar lokasi bandara, dan produksi listrik yang dihasilkan akan digunakan langsung oleh airport itu sendiri.

12 Mwp Cochin International Airport, India

5 Bandara yang Menggunakan Solar Panel

Cochin International Airport yang terdapat di India, merupakan Bandara yang menggunakan solar panel terbesar kedua di dunia dengan kapasitas 12 MWp (walaupun pada kenyantaannya total sistem panel surya terpasang di bandara ini adalah 13,1 MWp). Namun yang menarik dari bandara yang menggunakan solar panel di India ini adalah bandara Cochin merupakan yang pertama menggunakan 100% energi listriknya dari sistem solar panel di dunia.

Pada mulanya otoritas bandara membangun sistem solar panel sebesar 100 kWp sistem rooftop PV di terminal kedatangan. Lalu berlanjut menjadi 1 MWp, yang terpasang sebagian di atap hanggar tempat perawatan pesawat dan sisanya di lahan sekitar hanggar. Sekarang, bandara ini telah memasang 12 MWp pada lahan 18,2 Ha.

Dengan menggunakan 46.000 unit panel dan inverter on grid 20 KW, sistem PV ini mampu mengurangi karbon hingga 330.770 ton karbon sampai dengan 25 tahun. Instalasi sistem PV ini membutuhkan waktu 6 bulan pekerjaan dan pembiayaan hingga US$ 10 juta.

19 Mw Kuala Lumpur International Airport, Malaysia

Bandara yang menggunakan solar panel selanjutnya adalah Kuala Lumpur International Airport di Malaysia. Pekerjaan pemasangan dan pembiayaan dilakukan otoritas bandara bekerjasama dengan SunEdison dengan nilai pembiayaan hingga US$ 627.000.

Sistem solar panel ini terpasang pada roof top sebesar 4 MWp, Kanopi parkir sebesar 5 MWp, dan lahan (ground-mount) sebesar 10 MWp. Sistem pembayaran yang digunakan adalah Feed in Tarif, jadi SunEdison lah yang akan menjual daya produksi listrik yang dihasilkan kepada otoritas bandara KLIA.

2 Mw Düsseldorf Airport, Jerman

Düsseldorf Airport merupakan salah satu fasilitas publik – Bandara yang Menggunakan Solar Panel. Bandara ini memasang 2 Mw melalui kerjasama antara Düsseldorf International dengan Grünwerke GmbH.

Dengan menggunakan 8.400 unit panel, bandara ini membutuhkan kurang lebih lahan setara 6 kali lapangan bola. Sistem ini selesai dikerjakan dan mulai beroperasi semenjak 2012.

0,25 Mw Changi Airport Budget Terminal, Singapura

5 Bandara yang Menggunakan Solar Panel

Changi Airport Budget Terminal juga merupakan bandara yang menggunakan solar panel di Asia Tenggara. Walaupun cukup kecil, namun sistem yang didanai oleh Pemerintah Singapura melalui the Clean Energy Research and Test-bedding (CERT) program, telah mengurangi hingga 320,000 kWh penggunaan listrik konvensional per tahunnya.

Panel surya yang digunakan adalah 127 kWp of First Solar’s thin film solar modules dan 123 kWp of REC’s polycrystalline solar modules dengan sistem pemasangan untuk roof top. Sistem ini mampu mengurangi karbon hingga 160 ton hingga 25 tahun.

Lalu, Apakah Ada Bandara yang Menggunakan Solar Panel di Indonesia?

Jawabannya belum ada. Angkasa Pura sebagai otoritas bandara sebenarnya pada 2013 telah melakukan kontrak dengan SunEdison untuk pembangungan 15 MW di Ngurah Rai International Airport. Rencananya pada 2014 akan dilakukan Studi Kelayakan untuk mengetahui kesiapan Bandara Ngurah Rai, namun belum ada informasi mengenai langkah lanjutan pada 2015 ini. Karbon yang dapat dikurangi adalah sebesar 200.000 ton per tahunnya.

Lalu, kapan kira-kira kita bisa melihat Bandara yang Menggunakan Solar Panel di Indonesia ya?

Apa komentar anda?

one × 4 =

Ingin Pasang Panel Surya?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan informasi seputar pemasangan sistem listrik surya
Alamat Email
Aman & Rahasia