Storage

3 Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Aki

Aki merupakan salah satu komponen sistem PLTS tipe OFF GRID, yang memiliki peranan cukup penting. Karena dengan adanya aki, sistem PLTS dapat bekerja secara maksimal 24 jam dengan OD (Autonomy days) hingga 3 hari. Komponen aki juga merupakan komponen yang memiliki porsi pembiayaan yang cukup besar. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui karakter dan tipe aki yang digunakan.

Perbedaan jenis Aki

Jenis aki yang banyak digunakan untuk sistem PLTS adalah aki dengan Deep of Discharge (DoD) yang cukup tinggi. DoD adalah tingkat penggunaan paling ideal dari kapasitas baterai yang ditunjukkan dari dengan level penuh (100%).  Hal ini dikarenakan Aki pada sistem PLTS harus mampu digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama, maksimal 36 jam, untuk penggunaan arus yang stabil.

Jika dilihat dari bahan material yang digunakan, ada 3 jenis baterai yang banyak dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan energi PLTS, yaitu:

  1. Baterai Lead Acid; Baterai tipe ini adalah baterai yang paling banyak digunakan. Tipe baterai ini dapat dibagi menjadi beberapa tipe lain, yaitu Baterai maintenance Free, Deep Cycle Battery, Valve Regulated Lead Acid (VRLA) Battery, Absorbed Glass Matt (AGM) Battery, Sealed Battery, dan Baterai Gel.
  2. Baterai Lithium; Baterai ini dikembangkan dengan menggunakan materai lithium sebagai anoda. Ada banyak pengembangan baterai lithium sekarang, namun harga produk ini masih cukup terbilang mahal.
  3. Baterai Flow; Baterai ini adalah baterai yang paling baru dikembangan dan diproduksi untuk penggunaan masal. Baterai tipe jenis ini, dianggap yang paling efisien dari performa dan umur untuk digunakan sebagai komponen pembangkit listrik tenaga surya.

Aki

Perawatan Aki

Dari beberapa jenis aki yang disebutkan diatas, setiap jenisnya memiliki perbedaan dalam perawatan. Contohnya beberapa aki Deep Cycle masih menggunakan electrolyte yang harus dicek dan ditambahkan secara berkala. Namun untuk Baterai maintenance Free atau Baterai Gel, tidak diperlukan penambahan electrolyte.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kontinuitas charge dan discharge pada baterai. Idealnya baterai harus dijaga kapasitas penggunaannya agar tidak kurang dari DoD yang ada, bekerja pada suhu kerja ideal (25°C) dan Ditempatkan pada lokasi yang baik untuk menjaga performa baterai.

Peruntukan Penggunaan Aki

Aplikasi sistem PLTS cukup bervariasi, tergantung jenis beban yang ingin digunakan dan lokasi pemasangan. PLTS OFF Grid di lokasi pegunungan yang sulit untuk dijangkau, akan sangat memudahkan jika menggunakan Lithium sebagai aki. Namun beda halnya jika PLTS dipasang ditempat yang mudah dijangkau dan memiliki lahan yang cukup luas, baterai flow dapat menjadi pilihan.

Baterai merupakan salah satu komponen utama untuk PLTS. Seiring dengan semakin majunya teknologi, banyak inovasi baterai yang dapat digunakan. Disamping itu, biaya yang diperlukan juga semakin turun. Oleh karena itu, pilihan penggunaan aki semakin beragam dan dapat menyesuaikan kebutuhan.

1 Komentar

Apa komentar anda?

11 + 16 =

Ingin Pasang Panel Surya?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan informasi seputar pemasangan sistem listrik surya
Alamat Email
Aman & Rahasia