Ada 10 hal yang perlu diketahui sebelum memasang solar panel, agar produksi daya menjadi lebih maksimal dengan biaya yang efisien. Hal-hal dibawah dapat anda gunakan dalam merencanakan pemasangan sistem solar panel anda. Jadi, siap untuk #goingsolar ?

Dimana lokasi rumah kamu?

Apakah di Jakarta? Palembang? Kutai? Makasar? Bali? dan sebagainya. Mengetahui lokasi rumah akan membantu kamu mengetahui potensi daya radiasi matahari yang bisa kamu manfaatkan.

Sebagai contoh, Kutai berada di pulau kalimantan, tepatnya di Provinsi Kalimantan Timur, dan berada di atas garis khatulistiwa. Berarti kamu yang tinggal di Kutai memiliki potensi daya matahari maksimal 4,8 kWh/ hari dengan kemiringan panel menghadap selatan.

Yang perlu kamu ingat adalah jika kota yang kamu tempati dibawah garis khatulistiwa, maka panel surya kamu disarankan menghadap utara. Sedangkan jika kamu tinggal di atas garis khatulistiwa, maka kamu akan memasang panel surya menghadap selatan.

Kemana arah atap rumah yang mau kamu pasang solar panel?

Apakah rumah kamu menghadap barat? timur laut? selatan? Idealnya atap rumah kamu menghadap utara atau selatan. Karena dengan begitu, sistem solar panel akan bekerja dengan lebih maksimal. Namun jangan khawatir jika ternyata atap kamu menghadap timur laut, karena sistem solar panel tetap akan terpasang dengan aman dan fungsional dengan perencanaan dan pemilihan solusi yang tepat.

10 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Memasang Solar Panel

Berapa luas lahan yang tersedia pada atap kamu?

Luasan areal atap yang kamu miliki, berpengaruh terhadap berapa jumlah kapasitas sistem solar panelyang dapat kamu pasang. Idealnya 1 kWp sistem solar panel untuk produksi rata-rata 1 kWh listrik, membutuhkan  lahan ± 2,5 m².

Apa tipe atap kamu?

Tipe atap berpengaruh terhadap pilihan jenis dan tipe struktur penyangga panel surya kamu. Kebanyakan rumah di Indonesia menggunakan genteng keramik, sehingga dudukan penyangga dapat dipasang diantara sambungan genteng tanpa harus merubah struktur atap kamu.

Berbeda jika atap kamu menggunakan genteng Asbes atau Aspal. Tipe atap ini membutuhkan rangkaian penyangga yang dipasang menyatu dengan rangka atap rumah. Karena tipe atap ini, tidak memiliki sambungan yang dimanfaatkan seperti pada genteng keramik.

Berapa derajat kemiringan atap kamu?

di Indonesia, rumah rata-rata memiliki kemiringan atap 30 – 40°. Sedangkan panel surya dapat menangkap sinar matahari, idealnya, pada minimal 10°. Semakin miring atap, efisiensi panel surya akan berkurang. Namun jangan khawatir, minus efisiensi ini cukup kecil dibandingkan dengan total produksi daya yang dapat dihasilkan panel surya kamu.

Berapa jarak antar lokasi pemasangan sistem solar panel di atap dengan panel utama rumah?

Setiap susunan panel surya memerlukan panel kontrol. Karena daya yang dihasilkan panel surya adalah tipe DC, maka untuk meminimalisir kehilangan daya saat listrik dialirkan ke inverter, maka jarak ideal antara panel surya dengan inverter adalah 50 m. Setelah listrik DC diubah oleh inverter menjadi AC, kamu dapat mengkoneksikan listrik AC kamu ke panel utama dengan jarak ideal hingga 500 m.

Ingin tahu lebih banyak?

Dapatkan info terbaru tentang aplikasi tenaga surya langsung setiap harinya hanya dengan satu klik, segera gabung!
Email address

Berapa daya rumah kamu?

Rata-rata penggunaan daya PLN di rumah adalah 1300 VA atau 2200 VA. Kamu dapat menermukan berapa daya rumah kamu di bukti pembayaran PLN. Mengetahui daya rumah dapat menjadi informasi penggunaan tipe sistem solar panel dan sebagai acuan untuk menghitung biaya investasi sistem solar panel.

Kamu membutuhkan sistem solar panel untuk “penghematan” atau “pendukung” daya yang ada?

Tentukan fungsi penggunaan sistem solar panel kamu, apakah sistem solar panel digunakan untuk penghematan? Jika ya, maka kamu memerlukan sistem solar panel yang dapat terkoneksi dengan PLN dan mampu bekerja bersamaan dengan listrik PLN. Sistem solar panel ini biasa disebut Grid Tie.

Atau sistem solar panel akan kamu gunakan sebagai pendukung daya PLN? Misalkan untuk persiapan pemadaman listrik atau untuk bekerja mandiri tanpa listrik PLN. Jika ya, maka kamu memerlukan sistem solar panel yang dapat berfungsi mandiri namun juga dapat dihubungkan dengan PLN sebagai alternatif pilihan sumber daya. Sistem solar panel yang dapat kamu gunakan adalah PV Hybrid.

Seberapa sering PLN area kamu melakukan pemadaman?

Jika listrik PLN kamu sering padam, maka kamu tidak bisa hanya menggunakan sistem solar panel pada saat matahari ada. Sistem solar panel kamu harus siap kapanpun listrik mati, sistem solar panel dapat berfungsi maksimal. Bayangkan jika listrik mati pada saat hujan atau saat malam hari, dimana matahari tidak bersinar.

Oleh karena itu, kamu membutuhkan baterai sebagai bank daya. Sehingga kelebihan produksi listrik yang dihasilkan sistem solar panel pada siang hari dapat disimpan di baterai untuk dapat digunakan sewaktu-waktu. Sistem grid tie ataupun hybrid memiliki kemampuan yang sama untuk menggunakan baterai.

Berapa dana yang kamu punya?

Sistem solar panel bukan produk murah! (untuk investasi awal). Namun akan menjadi lebih murah dibanding PLN jika dihitung dalam masa operasional, hingga 30 tahun. Sehingga mengetahui pendanaan kamu, akan membantu perencanaan pemasangan sistem solar panel yang lebih maksimal.

Sistem solar panel memiliki sifat modular, sehingga kapasitasnya dapat ditingkatkan dengan mudah. Sehingga jika kamu ada rencana memasang sistem 1 kWp, kamu dapat mulai memasang dengan panel 100 Wp dan terus kamu tambah hingga kapasitas total yang ingin kamu pasang tercapai.

Sistem solar panel adalah salah satu alternatif penggunaan energi listrik yang ramah lingkungan. Sudah seharusnya, kita mulai beralih menggunakan sumber energi yang tidak pernah akan habis ini. Jadi, setelah membaca 10 hal yang perlu diketahui sebelum memasang solar panel, tertarik untuk #goingsolar?
https://janaloka.com/wp-content/uploads/2015/12/Rooftop_solar_photovoltaics_Image_photos.com.jpghttps://janaloka.com/wp-content/uploads/2015/12/Rooftop_solar_photovoltaics_Image_photos.com-300x140.jpgJanalokaApplicationAC Coupling,aplikasi,Asitektural,community,DC coupling,design,development,feed in tarif,Financing,Indonesia,inovation,janaloka.com,Pemerintah,renewable energy,Surya,urban planningAda 10 hal yang perlu diketahui sebelum memasang solar panel, agar produksi daya menjadi lebih maksimal dengan biaya yang efisien. Hal-hal dibawah dapat anda gunakan dalam merencanakan pemasangan sistem solar panel anda. Jadi, siap untuk #goingsolar ? Dimana lokasi rumah kamu? Apakah di Jakarta? Palembang? Kutai? Makasar? Bali? dan sebagainya. Mengetahui lokasi rumah...The #1 Solar Energy Crowd

Artikel yang mungkin anda suka: